- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Adapun beberapa fungsi yang dimiliki oleh manajemen SDM yang perlu anda ketahui dan dapat dipraktekkan dalam perusahaan, yaitu:
- Mengatur dan Mengelola Pekerja
Fungsi ini memiliki tiga langkah penting, yaitu perencanaan, penarikan dan seleksi. Ketiga tahap ini dilakukan agar mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas sehingga dapat bekerja maksimal sesuai dengan job desc-nya. - Penilaian
Divisi SDM bertanggung jawab terhadap rangkaian pembinaan, pengawasan hingga evaluasi terhadap calon ataupun karyawan yang telah dipilih. Evaluasi dilakukan dengan mengacu pada standar kinerja yang telah disusun sebelumnya oleh Divisi SDM. - Penggantian atau Kepuasan
Manajemen SDM juga memiliki fungsi memberikan penghargaan atau pemberian balas jasa secara langsung atau tidak langsung, yang berbentuk uang maupun barang kepada karyawan sebagai bentuk imbal jasa dari perusahaan. Pemberian penghargaan yang baik dan adil akan mempengaruhi iklim kerja dalam sebuah perusahaan. - Pusat pelatihan dan penasihat
Pelatihan atau training ini merupakan suatu proses pembelajaran untuk memperoleh suatu keahlian, peraturan, konsep atau sikap untuk meningkatkan kinerja para karyawan. Bahkan pelatihan itu sendiri sudah diatur dalam undang-undang pada tahun 2003. Tak hanya melakukan pelatihan, tetapi manajemen juga harus mencari solusi terhadap kendala yang dialami oleh SDM agar kinerja tetap maksimal dan berkualitas. - Membuat relasi
Manajemen juga memiliki tugas untuk membangun hubungan dengan pihak luar terkait dengan SDM, seperti serikat pekerja atau sejenisnya. Dengan tujuannya agar iklim kerja menjadi kondusif karena dapat menyelesaikan permasalahan dengan baik dan tanpa perlu melakukan tindakan yang berlebihan. - Mengatasi permasalahan
Divisi SDM memiliki tanggung jawab dalam mengatasi permasalahan yang sering timbul pada karyawannya. Melakukan analisis pada setiap permasalahan dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikannya. - Menangani kesehatan dan keselamatan pekerja
Manajemen SDM bertugas untuk menciptakan kondisi yang aman dan sehat, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan beresiko seperti kecelakaan yang dialami pekerja. Keselamatan kerja dan kesehatan semua karyawan menjadi tanggung jawab divisi ini.
- Tujuan Sosial
Tujuan ini adalah organisasi bertanggung jawab secara sosial terhadap tantangan dan keperluan yang terjadi di masyarakat khususnya di ruang lingkup organisasi dan mengurangi efek dampak negatif atau merugikan yang akan muncul. - Tujuan Organisasional
Tujuan manajemen sebagai organisasional adalah sasaran-sasaran formal yang disusun guna membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya. Tujuan ini mengenalkan bahwa manajemen sumber daya manusia itu ada (exist). - Tujuan Fungsional
Tujuan manajemen sumber daya manusia selanjutnya adalah tujuan fungsional atau functional objective. Yakni untuk mempertahankan kontribusi dari sumber daya manusia di tiap departemen perusahaan yang dibutuhkan. Sumber daya tersebut dipelihara agar memberikan kontribusi yang optimal. - Tujuan Individu Atau Tujuan Pribadi
Dalam organisasi juga harus diperhatikan oleh setiap manajer, terutama manajemen sumber daya manusia, dan harus diarahkan dengan tujuan organisasi secara keseluruhan
Revolusi Industri dimulai pada akhir abad ke-18, di mana terjadinya peralihan dalam penggunaan tenaga kerja di Inggris yang sebelumnya menggunakan tenaga hewan dan manusia, yang kemudian digantikan oleh penggunaan mesin yang berbasis menufaktur.[7] Periode awal dimulai dengan dilakukannya mekanisasi terhadap industri tekstil, pengembangan teknik pembuatan besi dan peningkatan penggunaan batubara. Ekspansi perdagangan turut dikembangkan dengan dibangunnya terusan, perbaikan jalan raya dan rel kereta api.[8] Adanya peralihan dari perekonomian yang berbasis pertanian ke perekonomian yang berbasis manufaktur menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk besar-besaran dari desa ke kota, dan pada akhirnya menyebabkan membengkaknya populasi di kota-kota besar di Inggris.[9]
Awal mula Revolusi Industri masih diperdebatkan. T.S. Ashton menulisnya kira-kira 1760-1830.[10]Tidak ada titik pemisah dengan Revolusi Industri II pada sekitar tahun 1850, ketika kemajuan teknologi dan ekonomi mendapatkan momentum dengan perkembangan kapal tenaga-uap, rel, dan kemudian di akhir abad tersebut perkembangan mesin pembakaran dalam dan perkembangan pembangkit tenaga listrik.
Faktor yang melatarbelakangi terjadinya Revolusi Industri adalah terjadinya revolusi ilmu pengetahuan pada abad ke-16 dengan munculnya para ilmuwan seperti Francis Bacon, René Descartes, Galileo Galilei.[11] Disamping itu, disertai adanya pengembangan riset dan penelitian dengan pendirian lembaga riset seperti The Royal Improving Knowledge, The Royal Society of England, dan The French Academy of Science. Adapula faktor dari dalam seperti ketahanan politik dalam negeri, perkembangan kegiatan wiraswasta, jajahan Inggris yang luas dan kaya akan sumber daya alam.
Istilah "Revolusi Industri" sendiri diperkenalkan oleh Friedrich Engels dan Louis-Auguste Blanquidi pertengahan abad ke-19. Beberapa sejarawan abad ke-20 seperti John Clapham dan Nicholas Crafts berpendapat bahwa proses perubahan ekonomi dan sosial yang terjadi secara bertahap dan revolusi jangka panjang adalah sebuah ironi.[12][13] Produk domestik bruto (PDB) per kapita negara-negara di dunia meningkat setelah Revolusi Industri dan memunculkan sistem ekonomi kapitalis modern.[14] Revolusi Industri menandai dimulainya era pertumbuhan pendapatan per kapita dan pertumbuhan ekonomi kapitalis.[15] Revolusi Industri dianggap sebagai peristiwa paling penting yang pernah terjadi dalam sejarah kemanusiaan sejak domestikasi hewan dan tumbuhan pada masa Neolitikum.
4/Hubungan Kualitas dan Produktivitas
5/Produktivitas tenaga kerja adalah tingkat kemampuan tenaga kerja dalam menghasilkan produk atau menyelesaikan suatu pekerjaan dengan volume tertentu dalam batas waktu tertentu dalam kondisi standar dan diukur dalam satuan volume/hari-orang.
Pengertian produktivitas bila dituliskan dalam suatu bentuk perumusan matematis adalah sebagai berikut :Produktivitas = Satuan Hasil Kerja/ Satuan Waktu
Keterangan :
- Hasil kerja adalah sejumlah hasil, tugas, atau proses yang bisa dilaksanakan dalam 1 (satu) periode tertentu (dapat berupa hari atau jam).
- Satuan hasil kerja dapat berupa m3/jam, m2/jam, m’/jam.
- Waktu kerja atau jam kerja adalah sejumlah waktu yang digunakan secara efektif dalam melaksanakan tugas dalam 1 (satu) periode. Satu periode yang dimaksud disini adalah waktu (jam) kerja normal dalam 1 hari kerja yaitu 8 jam.
Contoh Pasar Monopoli
Hampir di setiap negara memiliki jenis pasar monopoli termasuk di Indonesia. Beberapa contoh pasar ini di Indonesia yang sering kita temui adalah:
- Pertamina
- PDAM
- Bulog
- PT KAI
- PLN
- TELKOM
- JASA Marga
dimaksud di sini yaitu campur tangan terhadap mekanisme dan kebijakan pasar.
eksploitasi sumber daya alam yang terjadi di Papua. Yang patut untuk
disayangkan eksploitasi di Papua ini dilakukan oleh para perusahaan besar dari
berbagai negara seperti yang paling terkenal Freeport. Pengeksploitasi tersebut
terjadi karena adanya perjanjian yang dilakukan oleh perusahaan Freeport dengan
pemerintah Indonesia pada masa orde baru.
8/ Pengertian Ekonomi Campuran
Pada suatu badan ekonomi, di dalamnya terdapat suatu sistem pasar dari alokasi sumber daya dan perdagangan kebijakan pasar bebas jalan yang bersandingan dengan campur tangan pihak pemerintah. Implikasinya, sistem ekonomi campuran bisa timbul saat pemerintah melakukan intervensi mekanisme pasar bebas dengan menciptakan BUMN, peraturan, subsidi, pajak, dan tarif tertentu.
Pengertian sistem ekonomi campuran lainnya adalah suatu sustem yang mencampurkan karkateristik pasar, kebijakan dan ekonomi tradisional pada tempat tersebut. Sistem ekonomi ini pun memiliki beberapa karakteristik kebijakan ekonomi pada bidang tertentu yang dianggap strategis. Hal ini dilakukan agar pemerintah mampu melindungi rakyat serta mekanisme pasar di dalamnya.
Contoh sisten ekonomi campuran misalnya adalah sistem ekonomidi berbagai negara termasuk di Indonesia, Singapura, China dan India. kepemilikan pribadi, serta adanya sistem pasar sekaligus intervensi ekonomi. ... Di India juga terdapat intervensi pemerintah terhadap kegiatan ekonomi.
Sistem perekonomian sosialis adalah sistem perekonomian yang menginginkan kemakmuran dari masyarakatnya serta terlaksana secara merata sehingga tidak ada lagi penindasan ekonomi yang terjadi.
Contoh dari sistem ekonomi sosialis yaitu :
- Pemerintah mengendalikan kegiatan ekonomi
- Semua keputusan terkait barang dan jasa yang akan diproduksi diputus
10/ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia. Hingga penelitian ini ditulis, 93 negara ditemukan terinfeksi COVID-19. Penyebaran COVID-19 yang telah menyebar pada akhirnya membawa risiko yang sangat buruk bagi perekonomian dunia, termasuk Indonesia, khususnya dalam hal pariwisata, perdagangan dan investasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan analisis data sekunder, yaitu metodologi penelitian yang menggunakan data sekunder sebagai sumber data utama. Berdasarkan hasil studi tersebut, kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih stabil. Langkah strategis terkait fiskal dan moneter juga diperkirakan masih memiliki ruang untuk memberikan stimulus ekonomi jika diperlukan. Namun, seiring berkembangnya kasus pandemi COVID-19, pasar memang lebih berfluktuasi ke arah negatif. Tak hanya itu, lambannya kegiatan ekspor Indonesia ke China juga akan berdampak signifikan terhadap perekonomian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia. Hingga penelitian ini ditulis ditemukan 93 negara yang telah terjangkit COVID-19. Pandemi COVID-19 yang menyebar pada akhirnya membawa risiko yang sangat buruk bagi perekonomian dunia termasuk Indonesia, khususnya dari sisi pariwisata, perdagangan serta investasi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar