TUGAS MANDIRI (6) PENDIDIKAN AGAMA DAN ASAH SKILL 1

Nama: Wilhelmus Wira jernimas gulo
Jurusan: Sistem informasi
Kelas: Malam


1/ MENDESKRIPSIKAN PARA NABI

    1). Nabi-Nabi Sebelum Zaman Kerajaan

 Periode yang pertama berakhir dengan dimulainya

zaman kerajaan dibawah Raja Saul. Sampai saat itu keadaan

politik di Israel sangat berbeda, sehingga jenis pesan kenabian

yang dibutuhkan juga berbeda. Beberapa pakar percaya bahwa

Samuel adalah orang pertama yang benar-benar dapat disebut

nabi. Lindblom, misalnya, berkata bahwa Musa, Miryam dan

Debora dapat disebut nabi ³KDQ\D GDODP DUWL ORQJJDU EHUNDLWDQ

dengan kemampuan-kemampuan adikodrati yang mereka

WHULPD¥4

 Terlepas dari pendapat tersebut, Alkitab menyebut

orang-orang nabi, dengan memakai istilah nabhi¶ yang sama

untuk menyebut Samuel dan nabi-nabi lainya. Tidak ada alasan

untuk mengingkari kenabian bagi nabi-nabi awal.

Khusus mengani Abraham, yang disebut nabi dalam

Kejadian 20:7 ada suatu perbedaan yang perlu diperhatikan.

Memang benar bahwa dia seorang nabi, karena dia menerima

wahyu dari Tuhan dan menyampaikan informasi yang telah

didengarnya itu kepada orang lain, tetapi dia hidup ketika Israel

belum menjadi suatu bangsa. Dia adalah bapak bangsa, tetapi

bangsa itu belum terwujud sampai zaman Musa, maka jika kita

2). Laurent Reresi, "Siapakah Sang Nabi Itu? (I)" dalam Majalah

Rohani, Oktober 1995, hlm. 430-433. Lihat juga Osa Triyatna, "Siapakah Sang

Nabi Itu? (II)" dalam Majalah Rohani, Oktober, 1995, hlm. 434-436.

3). J.Lindblom, Prophecy in Ancient Israel, hlm. 96. Bandingkan dengan

hlm. 99-100. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 3

bicara tentang nabi-nabi Israel, Abraham sama sekali tidak dapat

diikutsertakan.5

Orang pertama dari bangsa itu yang dapat disebut nabi

adalah Musa. Dia menyebut dirinya sendiri sebagai nabi dalam

Ulangan 18:15, dan merupakan suatu contoh bagi nabi-nabi

lainnya. Miryam, saudara perempuan Musa, disebut QHEKL¶DK

(nabi perempuan). Mengapa dia digolongkan sebagai nabi, tidak

diketahui secara pasti, mungkin saja dia berbicara bagi Tuhan

sama seperti saudaranya, dan mungkin saja ia menerima informasi

dari Tuhan. Rasanya Yosua juga dapat dimasukkan kedalam

golongan ini, karena meskipun istilah nabhi¶ WLGDN GLSDkai

untuknya, dia berfungsi dalam kapasitas sebagai seorang nabi. Dia

menerima komunikasi dari surga dan menyampaikannya kepada

umat. Itu adalah pekerjaan nabi. Alasan mengapa istilah nabi tidak

dipakai untuknya mungkin hanya karena tidak ada peristiwa

dimana istilah itu perlu disebutkan. Bileam bin Beor kadangkadang dimasukkan dalam kategori ini, karena dalam II Pterus

2:15 dia disebut demikian, dia bukan warga Israel tetapi dia

dipanggil dari Mesopotamia oleh Balak Raja Moab untuk

mengutuki Israel. Jadi, dia tidak termasuk nabi-nabi Israel.6

Nama berikutnya adalah Debora, salah seorang hakim,

yang disebut QHEKL¶DK (nabi perempuan) dalam Hakim-Hakim

4:4. Mungkin dia telah menerima dan menyampaikan pesan dari

Tuhan sebelum menjadi hakim, bahkan mungkin jabatan ini

diperolehnya karena pengalaman dia sebelumnya sebagai nabi

perempuan. Dalam masa Gideon, ada kisah mengenai seorang

nabi, meskipun tidak disebutkan namanya, yag datang untuk

memperingatkan umat bahwa mereka telah berdosa karena telah

menyembah Baal.7

 Tentu saja Samuel adalah nabi yang paling

terkenal pada zaman ini, dan bahkan sejak usia masih muda dia

telah diakui sebagai nabi dari Dan sDPDSDL%HUV\HED¥6XDWXVDDW

dia memimpin nabi muda, yang rupanya untuk beberapa lama

tinggal di Nayot dekat Rama, sebagai markas Samuel. Tampaknya


4). Uraian yang agak lengkap mengenai Abraham lihat Bruce Feiler,

Abraham, A Journey to The Heart of Three Faith (New York: Harper Collin,

2002).

5). P. Bacq, Kenabian Dalam Geeja Sekarang, Seri Pastoral, Pusat

Pastoral Yogyakarta, 1994, hlm. 5.

6). Hak. 6:8-10. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

(4 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013) 

mereka adalah murid-murid sebuah sekolah pelatihan yang

didirikan oleh Samuel.8

Mereka itulah orang-orang yang dengan jelas disebut

nabi dari masa itu. Namun ada beberapa petunjuk yang

menyiratkan bahwa selain mereka masih ada banyak orang-orang

lain. Pertama, ramalan Musa bahwa akan bangkit nabi-nabi seperti

dirinya kepada siapa umat harus bertanya tentang hal-hal yang

ilahi, tidak meungkin digenapi hanya oleh orang-orang ini saja.

Kedua, cara menyebutkan Debora sebagai nabi perempuan

menyiratkan bahwa selain dia masih ada yang lainnya.

Identitasnya sebagai nabi perempuan tidak ada kaitannya dengan

kisah yang diceritakan, karena kisahnya hanya menceritakan

tentang dia dalam kapasitasnya sebagai hakim. Jadi, kemungkinan

Debora hanyalah salah satu diantara nabi-nabi perempuan yang

dikenal pada masa itu. Ketiga, nabi yang dari masa Gideon hanya

disebutkan secara sambil lalu, berarti profesi nabi bukanlah

sesuatu yang luar biasa pada masa itu dan bahwa seorang

diantaranya diutus untuk menyampaikan pesan yang dimaksud.

Keempat, ada satu ayat dari zaman Samuel yang menyiratkan

bahwa nabi, atau pelihat, diangap sebagai profesi yang sangat

umum, dan sekaligus menunjukkan perubahan sebutan orang yang

mempunyai profesi nabi. Adanya perubahan ini berarti bahwa

nabi sangat sering dibicarakan, dan oleh karenanya jumlah mereka

pasti banyak. Kelima, tidak ada alas an mengapa semua harus

disebutkan, lagi pula pada periode lain juga tidak ada daftar

lengkap dari nabi yang ada, hanya mereka yang ada hubungannya

dengan sejarah yang diceritakan dan disebutkan.9

Satu tema sentral mendominasi pesan-pesan yang

disampaikan oleh para nabi ini, mencerminkan kebutuhan pada

waktu itu yang diwujudkan dalam perkataan dua orang diantara

mereka. Kebutuhan mereka pada waktu itu adalah menolak

pengaruh Kanaan, terutama pemujaan terhadap Baal ng dilakukan

oleh penduduk asle negeri itu. Daya tarik untuk mengikuti cara

hidup orang Kanaan sangat kuat karena mereka sudah jauh lebih

maju sedangkan orang Israel baru saja keluar dari kehidupan di


7). Berthold Anton Pariera, Nabi-NabiPerintis (Yogyakarta: Kanisius,

1984), hlm. 18.

8). Leon J. Wood, Nabi-Nabi Israel´KOP

A. Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 5

padang gurun. Tuntutan mereka harus belajar cara bertani, dan

menurut kepercayaan Kanaan agar dapat bertani dengan baik

orang harus menyembah Baal karena dia adalah dewa badai dan

hujan. Orang Israel pasti sangat rentan dengan pandangan ini,

karena itu dibutuhkan nabi-nabi,maupun imam, untuk memerangi

pengaruh itu.10

Kedua, nabi yang dengan jelas menawarkan pesan ini

adalah Samuel dan seorang nabi lain yang tidak disebutkan

namanya pada masa Gideon. Pesan kedua nabi ini menunjukkan

tekanan yang sama. Samuel mendesak umat untuk berbalik

kepada Tuhan dengan segenap hati, dan menjauhkan tuhan lain

serta para Asytoret, sementara nabi di masa Gideon mula-mula

mengingatkan umat akan perologan Tuhan yang telah melepaskan

mereka dari Mesir, kemudian tentang perintah Tuhan kepada

mereka untuk tidak menyembah tuhan orang Amori, dan akhirnya

mengecam mereka karena mereka tidak taat.

B. Nabi-Nabi Zaman Kerajaan yang Mendahului Nabi-Nabi

Penulis

Setelah zaman Samuel, ketika raja-raja mulai memerintah

Israel, nabi menjadi makin banyak dan menjadi semakin

berpengaruh di tengah masyarakat.

Daftar orang-orang yang disebut nabi dalam periode yang

kedua ini jauh lebih panjang dari pada dalam zaman hakim-hakim.

Dalam menyusun daftar ini sebaiknya juga dilihat siapakah raja

yang memerintah ketika mereka melayani.

Pada zaman pemerintahan raja Daud, muncul nabi Natan

GDQ*DGVHUWD ,PDP=DGRN\DQJSHUQDKGLVHEXW³SHOLKDW¥GDODP

suatu kesempatan, serta Heman, orang Lewi, bersama-sama

disebut. Pada zaman pemerintahan Yerobeam, ada Ahia, seorang

³DEGL $OODK¥ DQJ PHQJHFDP PH]EDK <HUREHDP GDQ VHRUDQJ

³QDEL WXD¥ GL %DEHO \DQJ PHQLSX ³DEGL $OODK¥ 3DGD ]DPDQ

pemerintahan Rehabeam, Semaya dan Ido, pada masa

pemerintahan Asa, Azarya dan Hanani, pada masa pemerintahan

Baesa, Yehubin Hanani, pada masa pemerintahan Yosafat,

Yahaziel dan Eliezer, pada masa pemerintahan Ahab, Elia, Elisa,

VHRUDQJ \DQJ KDQ\D GLVHEXW ³QDEL¥ GDQ 0LNKD SDGD PDVD


9). Ibid. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

(6 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013) 

pemerintahan Yoas dari Yehuda, Zakharia, dan pada masa

SHPHULQWDKDQ$PD]LD³VHRUDQJQDEL¥11

Ada dua puluh nabi yang diketahui melayani pada masa

ini, yang meliputi kurun waktu sejak awal kerajaan sampai masa

pemerintahan Raja Yerobeam II, atau sekitar dua setengah abad.

Jumlah nabi pada kurun ini sebetulnya lebih anyak dari yang

disebutkan, bahkan keberadaan mereka dinyatakan secara jelas

dalam penyebutan tentang rombongan nabi-nabi, yang sepertinya

sedang dalam masa pelatihan, yang hidup di Betel, Yerikho, dan

Gilgal. Rupanya kelompok-kelompok ini berada di bawah

pengawasan dan pelajaran Elia dan kemudian Elisa. Mungkin Elia

melanjutkan gagasan tentang pelatihan nabi yang dilakukan oleh

Samuel bertahun-tahun yang lalu. Dikatakan bahwa sekitar lima

puluh oang diantara mereka menyaksikan ketika Elia dan Elisa

menyeerangi sungai Yordan, sesaat sebelum Elia naik ke surga,

dan setelah itu ada petunjuk bahwa sekitar seratus orang tinggal di

Gilgal. Rupanya kelompk itu telah berkembang dengan pesat

sehingga dibutuhkan tempat tinggal yang baru.12

Lalu masih ada lagi beberapa petunjuk yang

menunjukkan adanya nabi-nabi lain. Misalnya kalau benar ada

VHRUDQJ ³QDEL WXD¥ \DQJ KLGXS GL %HWHO NHWLND ³DEGL $OODK¥

mengecam mezbah yang ada di sana, pasti di kota-kota lain juga

ada nabinabi seperti dia. Begitu juga pada masa pemerintahan

Raja Yoas, setelah kematian imam besar Yoyada, dikatakan

bahwa Tuhan mengutus nabi-nabi untuk menegur para pemimpin

pada waktu itu, namun hanya satu yang disebutkan, Zakharia.13

Nabi-nabi memang tidak semua namanya dicantumkan dalam

Alkitab.

Dalam periode ini ada lebih banyak informasi tentang

apa yang dikatakan nabi. Menariknya, pesan-pesan mereka sangat

berbeda dengan pesan-pesan yang disampaikan para nabi pada

masa hakim-hakim, dimana pengaruh Kanaan yang menjadi pusat

perhatian. Masalah pengaruh Kanaan telah selesai ketika kerajaan

terbentuk, terutama pada zaman Daud, dan sekarang yang menjadi

perhatian adalah masalah lain, yaitu empat bidang sebagai berikut.


10). Berthold Anton Pariera, Nabi-NabiPerintis´hlm.22.

11). Ibid., hlm. 29.

12). Ibid. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 7

a) Reformasi Sosial

Reformasi sosial mendapat perhatian serius dari nabinabi belakangan. Dua pesan kenabian mengenai masalah ini

dikeluarkan pada masa pemerintahan Daud dan menyangkut diri

Daud sendiri. Pesan pertama disampaikan oleh Nabi Natan ketika

ia mengecam raja karena telah berbuat dosa bersama Betsyeba dan

setelah itu merencanakan pembunuhan terhadap Uria. Gad

menyampaikan pesan yang kedua ketika dia menegur raja karena

telah mengadakan sensus. Pesan ketiga disampaikan oleh Elia

kepada Ahab yang telah melakukan ketidakadilan kepada Nabot

dengan menyerobot kebun anggurnya. Masih satu lagi, yaitu

ketika Eliezer menegur Yosafat karena bersekutu dengan Ahazia,

raja Israel dalam pembuatan armada kapal.14

b) Ketidaksetiaan kepada Tuhan

Berikut ini adalah kejadian-kejadian dimana

ketidaktaatan kepada Tuhan dikecam. Semaya menegur

Rehabeam, memperingatkan dia bahwa karena ketidaktaatannya

7XKDQ DNDQ ³PHQLQJJDONDQ¥ GLD GDODP NXDVD 6LVDN UDMD 0HVLU

yang pada masa itu sedang menyerang negeri. Rehabeam dan para

pemimpin Yehuda menunjukkan penyesalannya dan Tuhan

menyatakan belas kasih dengan mengurangi kersakan yang

ditimbulkan oleh Sisak. Azarya memberikan teguran kepada Asa

yang juga menunjukkan penyesalDQ\DNDUHQDUDMD³PHQ\LQJNLUNDQ

dewa-GHZD NHMLMLNDQ GDUL VHOXUXK WDQDK¥ GDQ ³PHPSHUEDKDUXL

PH]EDK7XKDQ¥1DPXQSHULQJDWDQ+DQDQLNHSDDUDMD\DQJVDPD

setelah itu kaurang berhasil karena raja justeru memenjarakan

nabi itu. Dia menegur Asa karena terlalu mempercayai diri sendiri

bukannya menyerahkan diri kepada Tuhan. Bahkan Zakharia lebih

menderita lagi pada masa pemerintahan Raja Yoas ketika

diamenegur umat yang telah melanggar perintah Tuhan.

Kejadian yang dipaparkan di atas mengambarkan

keinginan nabi agar raja menjalankan pemerintahannya menurut

cara yang dikehendaki Tuhan. Raja-raja yang bersangkutan, yang

semuanya dari Yehuda, pasti sudah tahu bagaimana memerintah

dengan benar. Para nabi percaya bahwa berkat Tuhan bergantung

kepada hal ini dan oleh karenanya berusaha menegur dan


13). Leon J. Wood, Nabi-Nabi Israel´KOP80. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

8 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013

memperingatkan mereka. Dua nabi diantara mereka sangat

menderita karena usahanya.15

a) Peribadahan Palsu

Peribadatan palsu terutama terjadi di Dan dan Betel , di

Utara Israel Israel. Yerobeam telah memalsukan peribadahan

kepada Tuhan karena dia tidak ingin rakyatnya kembali ke Bait

Tuhan di Yerusalem. Teguran yang pertama bagi kesesatan ini

GDWDQJ GDUL VHRUDQJ QDEL \DQJ KDQ\D GLVHEXW ³DEGL $OODK¥\DQJ

dikirim ke utara Yehuda. Yerobeam diperingatkan secara pribadi

bahwa kelak seorang raja bernama Yosia akan menyembelih para

imam di Betel dan membakar tulang-tulan mereka di atas mezbah

yang mereka layani. Yerobeam yang tangannya mengacung untuk

mengecam, mendapati tangannya tiba-tiba kejang dan dia

memohon abdi Allah untuk berdoa agar tangannya bias kembali

seperti semula.

Teguran yang kedua juga ditujukan kepada Yerobeam

oleh Ahia yang sebelumnya pernah meramalkan kepada

Yerobeam bahwa dia akan menjadi raja. Teguran kali ini

disampaikan melalui isterinya bahwa sekarang Tuhan telah

menolak keluarganya, mereka tidak akan menduduki tahta lagi.

$ODVDQQ\D DGDODK NDUHQD <HUREHDP ³WHODK PHODNXNDQ SHUEXDWDQ

MDKDWOHELK GDUL VHPXD RUDQJ \DQJ PHQGDKXOXL¥ GLD WHUXWDPD

karena dia telah memalsukan peribadahan. Ramalan ini terbukti

ketika putera Yerobeam, Nadab, terbunuh selagi dia menjadi raja.

Lalu Baesa, pembunuh dan penganti Nadab, mendapatkan teguran

yang ketiga, dengan nasib yang sama bagi dinastinya karena dia

³WHODK KLGXS VHSHUWL <HUREHDP¥ 'DQ WHJXUDQ \DQJ NHHPSDW

adalah perkataan Mikha terhadap Ahab, Dia tidak bicara langsung

tentang peribadahan palsu, tetapi menyiratkannya dalam

pendapatnya yang bertentangan dengan keempat ratus nabi yang

berhubungan dengan peribadahan itu.16

b) Peribadahan kepada allah-allah palsu

Teguran pertama menyangkut Salomo. Ahia

menyampaikannya ketika ia meramalkan kepada Yerobeam


14). Ibid.

15). Ibid., hlm. 181. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 9

bahwa ia akan memerintah atas seluruh suku Israel. Ahia berkata

bahwa alasannya ialah karena Salomo telah meninggalkan Tuhan

dDQ ³VXMXG PHQ\HPEDK NHSDGD $V\WRUHW GHZL RUDQJ

Sidon,kepada Kamos, allah orang Moab dan kepada Milkom,

DOODK EDQL $PRQ¥ 7HJXUDQ \DQJ NHGXD GL <HKXGD GDWDQJ VDWX

VHWHQJDK DEDG NHPXGLDQ NHWLND ³VHRUDQJ QDEL¥ PHQJHFDP

Amaziaoleh karena alas an yang sama. Amazia baru saja kembali

setelah mengalahkan orang Edom dan membawa pulang beberapa

³GHZD¥PHUHNDGDQPHQMDGLNDQQ\DVHEDJDXWXKDQQ\D6DQJQDEL

EHUWDQ\D GHQJDQ WDMDP ³PHQJDSD HQJNDX PHQFDUL DOODK VHVXDWX

bangsa yang tidak dapat melepaskan bangsanya sendiri dari

WDQJDQPX"¥

Di Israel peristiwa-peristiwa yang menyebabkan teguranteguran menyangkut penyembahan Baal, yang diperkanlkan oleh

Izebel. Peristiwa Elia di Bukit Karmel, ketika dia berusaha dan

berhasil mendapatkan pengakuan umat bahwa Allah Israel, dan

bukan Baal, adalah Tuhan yang benar. Elisa, yang melayani

setelah itu, tidak terlalu banyak berbicara tentang penyembahan

Baal, tetapi setidaknya dalam dua kesempatan dia menyiratkan

maksudnya dengan jelas mengenai masalah itu. Yang satu terjadi

di sebelah selatan kota Moab ketika tiga orang raja meminta

nasehatnya tentang kebutuhan mereka akan air. Yoram, anak

Ahab, adalah salah satu diantaranya, dan kepadanya Elisa

PHQ\LQGLUGHQJDQSHQXKDUWL³SHUJLODKNHSDGDSDUD nabi ayahmu

GDQ SDUD QDEL LEXPX¥ 'HQJDQ NDWD ODLQ NDUHQD VHEHOXP LWX

Yoram sangat mengagungkan nabi-nabi Baal, mengapa sekarang

tidak meminta pertolongan kepada mereka. Berikutnya terjadi

pada saat pengurapan Yehu sebagai pengganti Yoram. Salah satu

tindakan Yehu dalam membasmi keluarga Ahab adalah

menyembelih nabi-nabi Baal. Ketika Elisa mengurapi Yehu, dia

PHPHULQWDKNDQ XQWXN ³PHPEXQXK NHOXDUJD WXDQPX $KDE¥

rupanya yang dia maksud dengan keluarga Ahab termasuk pula

para nabi Baal.17

3. Nabi-Nabi Penulis

Nabi-nabi penulis adalah kelompok nabi Israel yang

paling terkenal. Pengajaran dan tulisan mereka menempati kelas


16). Ibid., hlm. 182. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

(10 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013) 

tersendiri di Israel bahkan di dunia pada saat itu. Orang-orang

tersebut mempunyai jiwa besar, hati dan pikiran luar biasa. Nabinabi ini akan dibahas menurut waktu penulisan kitab mereka

karena mereka muncul dalam kelompok dan tidak tersebar secara

merata di sepanjang periode.

Jumlah nabi pada masa ini sebetulnya lebih banyak dari

yang disebutkan, tetapi yang akan dibahas adalah nabi-nabi

penulis. Pada masa pemerintahan Raja Manasye dikatakan bahwa

7XKDQEHUILUPDQ³GHQJDQSHUDQWDUDDQSDUDKDPED1\D\DNQLSDUD

QDEL¥GDQKDQ\D1DKXP\DQJGLNHWDKXLPXQJNLQPXODLEHUQXEXDW

sekitar akhir masa pemerintahan Manasye. Yeremia menyebutnyebut Uria yang bernubuat pada zamannya, tetapi dia tidak

menulis kitab. Yeremia juga berbicara tentang Tuhan yang

mengutus hamba-hambaNya, para nabi, sejak dahulu ketika keluar

dari tanah Mesir bahkan sampai saat itu, dan dari kata-katanya

rasanya nabi yang lebih banyak dari yang tercatat dalam Alkitab.18

Hulda disebutkan sebagai seorang nabi perempuan yang hidup

pada zaman Raja Yosia, dan Yesaya menyebut isterinya dengan

istilah yang sama.

a) Nabi-Nabi abad kesembilan: Obaja dan Yoel

Amos dari abad kedelapan telah sering disebut sebagai

nabi penulis pertama.19 Ada alasan untuk percaya bahwa paling

tidak dua nabi, Obaja dan Yoel, telah mulai melayani pada abad

kesembilan. Argumentasi untuk pendapat ini adalah karena Obaja

adalah orang pertama dan hidup pada masa pemerintahan Yoram,

anak Yosafat, yangtelah menikahkan puteranya dengan Atalya

yang jahat dari Israel. Mungkin karena pengaruh Atalya Yoram

membunuh semua saudaranya laki-laki dalam usaha

mengamankan tahtanya. Atalya sendiri membunuh semua

cucunya untukmerebut tahta. Obaja melayani dalam situasi yang

sangat kacau. Adalah menarik bahwa dalam keadaan seperti itu

Tuhan bukannya membimbing dia menulis bangsanya sendiri


17). Lihat John Skinner, Prophecy and Religion, Studies on Life of

Jeremiah (London: Cambidge University Press, 1963), hlm. 20.

18). Lindblom, Prophecy´KOP

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 11

a) tetapi tentang Edom di sebelah selatan. Dia meramalkan kejatuhan

Edom karena sikapnya yang sombong kepada umat Tuhan.20

Masa pelayanan Nabi Yoel paling sesuai dengan masa

pemerintahan Yoas yang diurapi pada masa tuju tahun. Setelah

Yerobeam, puteranya Ahazia memerintah selama satu tahun, dan

ketika ia terbunuh, Atalua menobatkan dirinya menjadi raja. Dia

memerintah selama enam tahun dan di bawah pimpinan imam

besar, Yoyada yang saleh, Yoas yang masih muda naik ke

singgasana dan Atalya dibunuh. Selama bertahun-tahun, ketika

Yoas masih belum cukup dewsa untuk memerintah, Yoyada yang

paling berpengaruh di negeri itu. Rupanya Yoel melayani selama

masa ini ketika Yoyada menjalankan kepemimpinan sesuai

kehendak Tuhan.21

b) Nabi-Nabi Abad kedelapan: Amos, Hosea, Yesaya, Mikha,

dan Yunus

Empat diantara para nabi abad kedelapan itu

menyebutkan sendiri masa hidup mereka sehingga tidak ada

pertanyaan tentang kapan sesungguhnya mereka melayani. Amos

berkata bahwa ia bernubut pada masa pemerintahan Yerobeam II

di Israel dan Uzia di Yehuda, berarti sekitar tahun 767 SM sampai

tahun 753 SM (tahun kematian Yerobeam).22

Hosea mengatakan bahwa pelayanannya berlangsung

selama mas pemerintahan Uzia, Yotam, Ahaz, Hizkia dari Yehuda

dan Yerobeam II dari Israel. Jadi masa pelayanannya adalah sama

dengan Amos, yaitu 767-753 SM ketika Hizkia menjadi penguasa

tunggal atas Yehuda.23

Yesaya menyebut Uzia, Yotam, Ahaz, dan Hizkia

sebagai raja yang memerintah pada waktu dia bernubuat, tanpa

menyebut-nyebut seorang raja dari Israel. Alasan dia tidak

menyebut raja Israel karena Yesaya adalah seorang nabi bagi

Yehuda dan bukan bagi Israel, berbeda dengan Amos maupun

Hosea. Dia berbicara tentang panggilannya menjadi nabi pada

tahun ketika Raja Uzia wafat, yaitu tahun 740 SM. Dia juga


19). Costen J. Harrel, The Prophets of Israel (Nashville, Tenn, USA:

Cokesbury Press, 1933), hlm. 164.

20). Ibid., hlm. 209.

21). Ibid., hlm. 43.

22). Ibid., hlm. 58. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

(12 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013) 

berbicara tentang kematian Raja Asyur, Sanherib, yang terjadi

a) pada tahun 681 SM, rupanya ia melayani dalam kurun waktu yang

sangat panjang sekitar enam puluh tahun. Mungkin ini adalah

masa pelayanan berdasarkan pemerintahan raja-raja Yehuda

karena dia juga seorang nabi Yehuda. Dia menyinggung tentang

Yotam, Ahaz dan Hizkia. Rupanya dia mulai melayani suatu saat

setelah Yesaya dan berhenti terlebih dahulu sebelum dia. Karena

Yotam berhenti memerintah pada tahun 732 SM dan Hizkia

memulai pemerintahan tunggalnya pada tahun 715 SM,paling

tidak masa pelayanannya adalah di antara kedua tahun ini.24

Nabi yang kelima, Yunus, tidak menunjukkan tanggal

penulisan bukunya secara demikian. Salah atu alasannya tentu saja

karena dia menulis tentang Niniwe dan bukan tentang Israel atau

Yehuda. Para ahli menetapkan dua penanggalan sebagai masa

pelayanan Yunus. Satu yang paling banyak pendukungnya adalah

sekitar pelayanan Amos, kira-kira tahun 760 SM. Dalam II RajaRaja 14:25 dikatakan bahwa Yunus bernubuat kepada Yerobeam

b) 11: yang berarti sekitar paruh pertama dari abad kedelapan.

Perikop yang sama menunjukkan bahwa dia melayani sebagai

nabi bagi Israel, selain bagi Niniwe, karena ia meramalkan

peebutan kembali wilayah Israel oleh Yerobeam dari Hamat

sampai ke Laut Mati di sebelah selatan.25

Meskipun mungkin Yunus melayani pada paruh pertama

abad kedelapan, keempat nabi lainnya semuanya melayani

setidak-tidaknya setelah tahun 760 SM, dan tiga diantaranya,

Hosea, Yesaya, dan Mikha, setelah tahun 740. Jadi ada empat

nabi, dua dari Yehuda dandua dari Israel, yang dikelompokkan

dalam pertengahan dan paruh kedua abad kedelapan.

c) Nabi-Nabi Abad Ketujuh: Nahum, Yeremia, Zefanya,

Habakuk

Nahum tidak menunjukkan tahun pelayanannya secara

khusus, tetapi pasti diantara kehancuran Tebe di Mesir (663 SM;

tidak da Tebe yang lain), sebagaimana dikatakan dalam 3:8, dan

Niniwe (612 SM), yang menjadi tema dari kitabnya. Karena tema

ini tampaknya nubuat Nahum tentang kehancuan kedua kota itu


23). Ibid., hlm. 75.

24). Ibid., hlm. 221. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 13

dikeluarkan tidak terlalu lama sebelum kejadian yang

sesungguhnya, jadi mungkin Nahum mulai melayani sekitar tahun

630 SM.26

Yeremia menetapkan tahun penulisan kitabnya secara

persis yaitu mulai tahun ketiga belas masa pemerintahan Raja

Yosia, yaitu tahun 640 SM. Karena Yeremia masih terus melayani

samapai Yehuda dikalahkan, berarti dia bernubuat selama masa

pemerintahan Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhim, dan Zedekia,

dan kemudian sampai dia dipaksa mengungsi ke Mesir oleh

orang-orang yang tinggal di Yerusalem setelah kejatuhan kota itu.

Dia juga berkhotbah kepada orang-orang di Mesir tetapi tidak ada

petunjuk berapa lama ini berlangsung sampai dia meninggal

dunia. Tetapi karena Yerusalem baru jatuh ke tangan orang

Babilonia pada tahun 586 SM, dia hidup paling tidak sampai

tahun 580 atau sekitar empat puluh tujh tahun.

Zefanya juga mengatakan bahwa ia menulis kitabnya

pada masa pemerintahan Raja Yosia. Yosia memerintah selama

tiga puluh satu tahun tetapi mungkin Zefanya hanya melayani

pada awal masa itu, setidaknya sebelum tahun 621 SM, karena dia

menyebut-nyebut masih ada agama-agama asing yang

dilenyapkan Yosia pada masa itu. Kemungkinan besar Zefanya

bersama Nahum dan Yerema mempengaruhi Yosia untuk

mengadakan reformai seperti itu.27

Habakuk juga tidak menunjukkan tahun nubuatnya

secara persis, namun jelas tersirat dalam bab pertama kitabnya

bahwa serangan bangsa Babilonia belum terjadi, karena dia

meramalkannya di situ. Bebrarti paling tidak dia bernubuat

sebelum tahun 650 SM, ketika Nebukadnezar pertama-tama

melakukan serangan terhadap Yerusalem. Mungkin saat yang

paling tepat untuk menunjuk masa pelayanannya adalah mulai

akhir masa pemerintahan Yosia, sekitar tahun 609 SM, dan terus

berlanjut sampai masa pemerintahan Yoyakim.28

d) Nabi-Nabi Masa Pembuangan: Daniel dan Yehezkiel


25). Ibid., hlm. 109.

26). Ibid., hlm.106.

27). Ibid., hlm. 111. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

(14 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013) 

Meskipun profesi Daniel yang sesungguhnya bukan nabi,

dia adlah seorang pejabat di istana Raja Babilonia, tetapi dia

terhitung sebagai nabi karena Tuhan memberinya penglihatan

tentang masa yang akan datang. Masa pelayanan Daniel diketahui

secara pasti. Dia dibuang bersama tiga sahabatnya, Hananya,

Misael, dan Azarya, ke Babilonia pada musim panas tahun 605

SM, pada tahun ketiga pemerintahan raja Yoakhim, yang berakhir

pada bulan Oktober tahun 605 SM. Dia terus melayani sampai

setelah Koresy mengalahkan Babilonia pada tahun 539 SM,

sampai setidaknya tahun ketiga dari pemerintahan Koresy, dia

hidup di Babilonia hampir tujuh puluh tahun.

Yehezkiel ditawan pada tahun 597 SM, yaitu bersamaan

dengan Raja Yoakhin dibuang ke Babilonia. Dia terus melayani

setidaknya sampai tahun yang kedua puluh tujuh dari masa

pembuangan, yaitu tahun 571 SM, ketika Nebukadnezar masih

memerintah. Mungkin dia hidup lebih lama dari itu tatapi pasti

tidak lebih lama dari Daniel. Ketika Daniel bekerja di istana raja,

Yehezkiel melayani sebagai nabi di tengah-tengah umat Yehuda

yang sedang dalam pembuangan.29


e) Nabi-Nabi Setelah Masa Pembuangan: Hagai, Zakharia,

dan Maleakhi

Hagai dan Zakharia dapat digolongkan menjadi satu

karena kedua sama-sama menunjukkan bahwa mereka mulai

melayani pada tahun kedua dari pemerintahan raja Darius, 520

SM. Semua nubuat Hagai menunjuk kepada saat itu, sedangkan

Zakharia menerima wahyu dari Tuhan pada saat itu dan juga

setelahnya.Tema utama dari keduanya adalah kebutuhan untuk

membangun kembali Bait Allah di Yerusalem. Sebetulnya rakyat

sudah mulai membangun kembali Bait Allah begitu mereka

kembali dari pembuangan pada tahun 538/537 SM, namun mereka

segera merasa putus asa dan berhenti membangun, dan selama

enam belas sampai tujuh belas tahun bangunan itu terlantar

sebagai fondasi yang tidak berguna, suatu hal yang sangat

merendahkan Tuhan di mata bangsa-bangsa sekitar mereka.

Akhirnya pada tahun 520 SM Hagai dan Zakharia disuruh

membangkitkan semangat umat untuk membangun kembali dan



1. deskrpsi para nabi

    1. Nabi-Nabi Sebelum Zaman Kerajaan

 Periode yang pertama berakhir dengan dimulainya

zaman kerajaan dibawah Raja Saul. Sampai saat itu keadaan

politik di Israel sangat berbeda, sehingga jenis pesan kenabian

yang dibutuhkan juga berbeda. Beberapa pakar percaya bahwa

Samuel adalah orang pertama yang benar-benar dapat disebut

nabi. Lindblom, misalnya, berkata bahwa Musa, Miryam dan

Debora dapat disebut nabi ³KDQ\D GDODP DUWL ORQJJDU EHUNDLWDQ

dengan kemampuan-kemampuan adikodrati yang mereka

WHULPD¥4

 Terlepas dari pendapat tersebut, Alkitab menyebut

orang-orang nabi, dengan memakai istilah nabhi¶ yang sama

untuk menyebut Samuel dan nabi-nabi lainya. Tidak ada alasan

untuk mengingkari kenabian bagi nabi-nabi awal.

Khusus mengani Abraham, yang disebut nabi dalam

Kejadian 20:7 ada suatu perbedaan yang perlu diperhatikan.

Memang benar bahwa dia seorang nabi, karena dia menerima

wahyu dari Tuhan dan menyampaikan informasi yang telah

didengarnya itu kepada orang lain, tetapi dia hidup ketika Israel

belum menjadi suatu bangsa. Dia adalah bapak bangsa, tetapi

bangsa itu belum terwujud sampai zaman Musa, maka jika kita


3

 Laurent Reresi, "Siapakah Sang Nabi Itu? (I)" dalam Majalah

Rohani, Oktober 1995, hlm. 430-433. Lihat juga Osa Triyatna, "Siapakah Sang

Nabi Itu? (II)" dalam Majalah Rohani, Oktober, 1995, hlm. 434-436.

4

J.Lindblom, Prophecy in Ancient Israel, hlm. 96. Bandingkan dengan

hlm. 99-100. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 3

bicara tentang nabi-nabi Israel, Abraham sama sekali tidak dapat

diikutsertakan.5

Orang pertama dari bangsa itu yang dapat disebut nabi

adalah Musa. Dia menyebut dirinya sendiri sebagai nabi dalam

Ulangan 18:15, dan merupakan suatu contoh bagi nabi-nabi

lainnya. Miryam, saudara perempuan Musa, disebut QHEKL¶DK

(nabi perempuan). Mengapa dia digolongkan sebagai nabi, tidak

diketahui secara pasti, mungkin saja dia berbicara bagi Tuhan

sama seperti saudaranya, dan mungkin saja ia menerima informasi

dari Tuhan. Rasanya Yosua juga dapat dimasukkan kedalam

golongan ini, karena meskipun istilah nabhi¶ WLGDN GLSDkai

untuknya, dia berfungsi dalam kapasitas sebagai seorang nabi. Dia

menerima komunikasi dari surga dan menyampaikannya kepada

umat. Itu adalah pekerjaan nabi. Alasan mengapa istilah nabi tidak

dipakai untuknya mungkin hanya karena tidak ada peristiwa

dimana istilah itu perlu disebutkan. Bileam bin Beor kadangkadang dimasukkan dalam kategori ini, karena dalam II Pterus

2:15 dia disebut demikian, dia bukan warga Israel tetapi dia

dipanggil dari Mesopotamia oleh Balak Raja Moab untuk

mengutuki Israel. Jadi, dia tidak termasuk nabi-nabi Israel.6

Nama berikutnya adalah Debora, salah seorang hakim,

yang disebut QHEKL¶DK (nabi perempuan) dalam Hakim-Hakim

4:4. Mungkin dia telah menerima dan menyampaikan pesan dari

Tuhan sebelum menjadi hakim, bahkan mungkin jabatan ini

diperolehnya karena pengalaman dia sebelumnya sebagai nabi

perempuan. Dalam masa Gideon, ada kisah mengenai seorang

nabi, meskipun tidak disebutkan namanya, yag datang untuk

memperingatkan umat bahwa mereka telah berdosa karena telah

menyembah Baal.7

 Tentu saja Samuel adalah nabi yang paling

terkenal pada zaman ini, dan bahkan sejak usia masih muda dia

telah diakui sebagai nabi dari Dan sDPDSDL%HUV\HED¥6XDWXVDDW

dia memimpin nabi muda, yang rupanya untuk beberapa lama

tinggal di Nayot dekat Rama, sebagai markas Samuel. Tampaknya


5Uraian yang agak lengkap mengenai Abraham lihat Bruce Feiler,

Abraham, A Journey to The Heart of Three Faith (New York: Harper Collin,

2002).

6

 P. Bacq, Kenabian Dalam Geeja Sekarang, Seri Pastoral, Pusat

Pastoral Yogyakarta, 1994, hlm. 5.

7Hak. 6:8-10. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

4 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013

mereka adalah murid-murid sebuah sekolah pelatihan yang

didirikan oleh Samuel.8

Mereka itulah orang-orang yang dengan jelas disebut

nabi dari masa itu. Namun ada beberapa petunjuk yang

menyiratkan bahwa selain mereka masih ada banyak orang-orang

lain. Pertama, ramalan Musa bahwa akan bangkit nabi-nabi seperti

dirinya kepada siapa umat harus bertanya tentang hal-hal yang

ilahi, tidak meungkin digenapi hanya oleh orang-orang ini saja.

Kedua, cara menyebutkan Debora sebagai nabi perempuan

menyiratkan bahwa selain dia masih ada yang lainnya.

Identitasnya sebagai nabi perempuan tidak ada kaitannya dengan

kisah yang diceritakan, karena kisahnya hanya menceritakan

tentang dia dalam kapasitasnya sebagai hakim. Jadi, kemungkinan

Debora hanyalah salah satu diantara nabi-nabi perempuan yang

dikenal pada masa itu. Ketiga, nabi yang dari masa Gideon hanya

disebutkan secara sambil lalu, berarti profesi nabi bukanlah

sesuatu yang luar biasa pada masa itu dan bahwa seorang

diantaranya diutus untuk menyampaikan pesan yang dimaksud.

Keempat, ada satu ayat dari zaman Samuel yang menyiratkan

bahwa nabi, atau pelihat, diangap sebagai profesi yang sangat

umum, dan sekaligus menunjukkan perubahan sebutan orang yang

mempunyai profesi nabi. Adanya perubahan ini berarti bahwa

nabi sangat sering dibicarakan, dan oleh karenanya jumlah mereka

pasti banyak. Kelima, tidak ada alas an mengapa semua harus

disebutkan, lagi pula pada periode lain juga tidak ada daftar

lengkap dari nabi yang ada, hanya mereka yang ada hubungannya

dengan sejarah yang diceritakan dan disebutkan.9

Satu tema sentral mendominasi pesan-pesan yang

disampaikan oleh para nabi ini, mencerminkan kebutuhan pada

waktu itu yang diwujudkan dalam perkataan dua orang diantara

mereka. Kebutuhan mereka pada waktu itu adalah menolak

pengaruh Kanaan, terutama pemujaan terhadap Baal ng dilakukan

oleh penduduk asle negeri itu. Daya tarik untuk mengikuti cara

hidup orang Kanaan sangat kuat karena mereka sudah jauh lebih

maju sedangkan orang Israel baru saja keluar dari kehidupan di


8Berthold Anton Pariera, Nabi-NabiPerintis (Yogyakarta: Kanisius,

1984), hlm. 18.

9Leon J. Wood, Nabi-Nabi Israel´KOP

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 5

padang gurun. Tuntutan mereka harus belajar cara bertani, dan

menurut kepercayaan Kanaan agar dapat bertani dengan baik

orang harus menyembah Baal karena dia adalah dewa badai dan

hujan. Orang Israel pasti sangat rentan dengan pandangan ini,

karena itu dibutuhkan nabi-nabi,maupun imam, untuk memerangi

pengaruh itu.10

Kedua, nabi yang dengan jelas menawarkan pesan ini

adalah Samuel dan seorang nabi lain yang tidak disebutkan

namanya pada masa Gideon. Pesan kedua nabi ini menunjukkan

tekanan yang sama. Samuel mendesak umat untuk berbalik

kepada Tuhan dengan segenap hati, dan menjauhkan tuhan lain

serta para Asytoret, sementara nabi di masa Gideon mula-mula

mengingatkan umat akan perologan Tuhan yang telah melepaskan

mereka dari Mesir, kemudian tentang perintah Tuhan kepada

mereka untuk tidak menyembah tuhan orang Amori, dan akhirnya

mengecam mereka karena mereka tidak taat.

2. Nabi-Nabi Zaman Kerajaan yang Mendahului Nabi-Nabi

Penulis

Setelah zaman Samuel, ketika raja-raja mulai memerintah

Israel, nabi menjadi makin banyak dan menjadi semakin

berpengaruh di tengah masyarakat.

Daftar orang-orang yang disebut nabi dalam periode yang

kedua ini jauh lebih panjang dari pada dalam zaman hakim-hakim.

Dalam menyusun daftar ini sebaiknya juga dilihat siapakah raja

yang memerintah ketika mereka melayani.

Pada zaman pemerintahan raja Daud, muncul nabi Natan

GDQ*DGVHUWD ,PDP=DGRN\DQJSHUQDKGLVHEXW³SHOLKDW¥GDODP

suatu kesempatan, serta Heman, orang Lewi, bersama-sama

disebut. Pada zaman pemerintahan Yerobeam, ada Ahia, seorang

³DEGL $OODK¥ DQJ PHQJHFDP PH]EDK <HUREHDP GDQ VHRUDQJ

³QDEL WXD¥ GL %DEHO \DQJ PHQLSX ³DEGL $OODK¥ 3DGD ]DPDQ

pemerintahan Rehabeam, Semaya dan Ido, pada masa

pemerintahan Asa, Azarya dan Hanani, pada masa pemerintahan

Baesa, Yehubin Hanani, pada masa pemerintahan Yosafat,

Yahaziel dan Eliezer, pada masa pemerintahan Ahab, Elia, Elisa,

VHRUDQJ \DQJ KDQ\D GLVHEXW ³QDEL¥ GDQ 0LNKD SDGD PDVD


10Ibid. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

6 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013

pemerintahan Yoas dari Yehuda, Zakharia, dan pada masa

SHPHULQWDKDQ$PD]LD³VHRUDQJQDEL¥11

Ada dua puluh nabi yang diketahui melayani pada masa

ini, yang meliputi kurun waktu sejak awal kerajaan sampai masa

pemerintahan Raja Yerobeam II, atau sekitar dua setengah abad.

Jumlah nabi pada kurun ini sebetulnya lebih anyak dari yang

disebutkan, bahkan keberadaan mereka dinyatakan secara jelas

dalam penyebutan tentang rombongan nabi-nabi, yang sepertinya

sedang dalam masa pelatihan, yang hidup di Betel, Yerikho, dan

Gilgal. Rupanya kelompok-kelompok ini berada di bawah

pengawasan dan pelajaran Elia dan kemudian Elisa. Mungkin Elia

melanjutkan gagasan tentang pelatihan nabi yang dilakukan oleh

Samuel bertahun-tahun yang lalu. Dikatakan bahwa sekitar lima

puluh oang diantara mereka menyaksikan ketika Elia dan Elisa

menyeerangi sungai Yordan, sesaat sebelum Elia naik ke surga,

dan setelah itu ada petunjuk bahwa sekitar seratus orang tinggal di

Gilgal. Rupanya kelompk itu telah berkembang dengan pesat

sehingga dibutuhkan tempat tinggal yang baru.12

Lalu masih ada lagi beberapa petunjuk yang

menunjukkan adanya nabi-nabi lain. Misalnya kalau benar ada

VHRUDQJ ³QDEL WXD¥ \DQJ KLGXS GL %HWHO NHWLND ³DEGL $OODK¥

mengecam mezbah yang ada di sana, pasti di kota-kota lain juga

ada nabinabi seperti dia. Begitu juga pada masa pemerintahan

Raja Yoas, setelah kematian imam besar Yoyada, dikatakan

bahwa Tuhan mengutus nabi-nabi untuk menegur para pemimpin

pada waktu itu, namun hanya satu yang disebutkan, Zakharia.13

Nabi-nabi memang tidak semua namanya dicantumkan dalam

Alkitab.

Dalam periode ini ada lebih banyak informasi tentang

apa yang dikatakan nabi. Menariknya, pesan-pesan mereka sangat

berbeda dengan pesan-pesan yang disampaikan para nabi pada

masa hakim-hakim, dimana pengaruh Kanaan yang menjadi pusat

perhatian. Masalah pengaruh Kanaan telah selesai ketika kerajaan

terbentuk, terutama pada zaman Daud, dan sekarang yang menjadi

perhatian adalah masalah lain, yaitu empat bidang sebagai berikut.


11 Berthold Anton Pariera, Nabi-NabiPerintis´hlm.22.

12 Ibid., hlm. 29.

13 Ibid. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 7

a) Reformasi Sosial

Reformasi sosial mendapat perhatian serius dari nabinabi belakangan. Dua pesan kenabian mengenai masalah ini

dikeluarkan pada masa pemerintahan Daud dan menyangkut diri

Daud sendiri. Pesan pertama disampaikan oleh Nabi Natan ketika

ia mengecam raja karena telah berbuat dosa bersama Betsyeba dan

setelah itu merencanakan pembunuhan terhadap Uria. Gad

menyampaikan pesan yang kedua ketika dia menegur raja karena

telah mengadakan sensus. Pesan ketiga disampaikan oleh Elia

kepada Ahab yang telah melakukan ketidakadilan kepada Nabot

dengan menyerobot kebun anggurnya. Masih satu lagi, yaitu

ketika Eliezer menegur Yosafat karena bersekutu dengan Ahazia,

raja Israel dalam pembuatan armada kapal.14

b) Ketidaksetiaan kepada Tuhan

Berikut ini adalah kejadian-kejadian dimana

ketidaktaatan kepada Tuhan dikecam. Semaya menegur

Rehabeam, memperingatkan dia bahwa karena ketidaktaatannya

7XKDQ DNDQ ³PHQLQJJDONDQ¥ GLD GDODP NXDVD 6LVDN UDMD 0HVLU

yang pada masa itu sedang menyerang negeri. Rehabeam dan para

pemimpin Yehuda menunjukkan penyesalannya dan Tuhan

menyatakan belas kasih dengan mengurangi kersakan yang

ditimbulkan oleh Sisak. Azarya memberikan teguran kepada Asa

yang juga menunjukkan penyesalDQ\DNDUHQDUDMD³PHQ\LQJNLUNDQ

dewa-GHZD NHMLMLNDQ GDUL VHOXUXK WDQDK¥ GDQ ³PHPSHUEDKDUXL

PH]EDK7XKDQ¥1DPXQSHULQJDWDQ+DQDQLNHSDDUDMD\DQJVDPD

setelah itu kaurang berhasil karena raja justeru memenjarakan

nabi itu. Dia menegur Asa karena terlalu mempercayai diri sendiri

bukannya menyerahkan diri kepada Tuhan. Bahkan Zakharia lebih

menderita lagi pada masa pemerintahan Raja Yoas ketika

diamenegur umat yang telah melanggar perintah Tuhan.

Kejadian yang dipaparkan di atas mengambarkan

keinginan nabi agar raja menjalankan pemerintahannya menurut

cara yang dikehendaki Tuhan. Raja-raja yang bersangkutan, yang

semuanya dari Yehuda, pasti sudah tahu bagaimana memerintah

dengan benar. Para nabi percaya bahwa berkat Tuhan bergantung

kepada hal ini dan oleh karenanya berusaha menegur dan


14Leon J. Wood, Nabi-Nabi Israel´KOP80. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

8 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013

memperingatkan mereka. Dua nabi diantara mereka sangat

menderita karena usahanya.15

c) Peribadahan Palsu

Peribadatan palsu terutama terjadi di Dan dan Betel , di

Utara Israel Israel. Yerobeam telah memalsukan peribadahan

kepada Tuhan karena dia tidak ingin rakyatnya kembali ke Bait

Tuhan di Yerusalem. Teguran yang pertama bagi kesesatan ini

GDWDQJ GDUL VHRUDQJ QDEL \DQJ KDQ\D GLVHEXW ³DEGL $OODK¥\DQJ

dikirim ke utara Yehuda. Yerobeam diperingatkan secara pribadi

bahwa kelak seorang raja bernama Yosia akan menyembelih para

imam di Betel dan membakar tulang-tulan mereka di atas mezbah

yang mereka layani. Yerobeam yang tangannya mengacung untuk

mengecam, mendapati tangannya tiba-tiba kejang dan dia

memohon abdi Allah untuk berdoa agar tangannya bias kembali

seperti semula.

Teguran yang kedua juga ditujukan kepada Yerobeam

oleh Ahia yang sebelumnya pernah meramalkan kepada

Yerobeam bahwa dia akan menjadi raja. Teguran kali ini

disampaikan melalui isterinya bahwa sekarang Tuhan telah

menolak keluarganya, mereka tidak akan menduduki tahta lagi.

$ODVDQQ\D DGDODK NDUHQD <HUREHDP ³WHODK PHODNXNDQ SHUEXDWDQ

MDKDWOHELK GDUL VHPXD RUDQJ \DQJ PHQGDKXOXL¥ GLD WHUXWDPD

karena dia telah memalsukan peribadahan. Ramalan ini terbukti

ketika putera Yerobeam, Nadab, terbunuh selagi dia menjadi raja.

Lalu Baesa, pembunuh dan penganti Nadab, mendapatkan teguran

yang ketiga, dengan nasib yang sama bagi dinastinya karena dia

³WHODK KLGXS VHSHUWL <HUREHDP¥ 'DQ WHJXUDQ \DQJ NHHPSDW

adalah perkataan Mikha terhadap Ahab, Dia tidak bicara langsung

tentang peribadahan palsu, tetapi menyiratkannya dalam

pendapatnya yang bertentangan dengan keempat ratus nabi yang

berhubungan dengan peribadahan itu.16

d) Peribadahan kepada allah-allah palsu

Teguran pertama menyangkut Salomo. Ahia

menyampaikannya ketika ia meramalkan kepada Yerobeam


15Ibid.

16 Ibid., hlm. 181. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 9

bahwa ia akan memerintah atas seluruh suku Israel. Ahia berkata

bahwa alasannya ialah karena Salomo telah meninggalkan Tuhan

dDQ ³VXMXG PHQ\HPEDK NHSDGD $V\WRUHW GHZL RUDQJ

Sidon,kepada Kamos, allah orang Moab dan kepada Milkom,

DOODK EDQL $PRQ¥ 7HJXUDQ \DQJ NHGXD GL <HKXGD GDWDQJ VDWX

VHWHQJDK DEDG NHPXGLDQ NHWLND ³VHRUDQJ QDEL¥ PHQJHFDP

Amaziaoleh karena alas an yang sama. Amazia baru saja kembali

setelah mengalahkan orang Edom dan membawa pulang beberapa

³GHZD¥PHUHNDGDQPHQMDGLNDQQ\DVHEDJDXWXKDQQ\D6DQJQDEL

EHUWDQ\D GHQJDQ WDMDP ³PHQJDSD HQJNDX PHQFDUL DOODK VHVXDWX

bangsa yang tidak dapat melepaskan bangsanya sendiri dari

WDQJDQPX"¥

Di Israel peristiwa-peristiwa yang menyebabkan teguranteguran menyangkut penyembahan Baal, yang diperkanlkan oleh

Izebel. Peristiwa Elia di Bukit Karmel, ketika dia berusaha dan

berhasil mendapatkan pengakuan umat bahwa Allah Israel, dan

bukan Baal, adalah Tuhan yang benar. Elisa, yang melayani

setelah itu, tidak terlalu banyak berbicara tentang penyembahan

Baal, tetapi setidaknya dalam dua kesempatan dia menyiratkan

maksudnya dengan jelas mengenai masalah itu. Yang satu terjadi

di sebelah selatan kota Moab ketika tiga orang raja meminta

nasehatnya tentang kebutuhan mereka akan air. Yoram, anak

Ahab, adalah salah satu diantaranya, dan kepadanya Elisa

PHQ\LQGLUGHQJDQSHQXKDUWL³SHUJLODKNHSDGDSDUD nabi ayahmu

GDQ SDUD QDEL LEXPX¥ 'HQJDQ NDWD ODLQ NDUHQD VHEHOXP LWX

Yoram sangat mengagungkan nabi-nabi Baal, mengapa sekarang

tidak meminta pertolongan kepada mereka. Berikutnya terjadi

pada saat pengurapan Yehu sebagai pengganti Yoram. Salah satu

tindakan Yehu dalam membasmi keluarga Ahab adalah

menyembelih nabi-nabi Baal. Ketika Elisa mengurapi Yehu, dia

PHPHULQWDKNDQ XQWXN ³PHPEXQXK NHOXDUJD WXDQPX $KDE¥

rupanya yang dia maksud dengan keluarga Ahab termasuk pula

para nabi Baal.17

3. Nabi-Nabi Penulis

Nabi-nabi penulis adalah kelompok nabi Israel yang

paling terkenal. Pengajaran dan tulisan mereka menempati kelas


17 Ibid., hlm. 182. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

10 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013

tersendiri di Israel bahkan di dunia pada saat itu. Orang-orang

tersebut mempunyai jiwa besar, hati dan pikiran luar biasa. Nabinabi ini akan dibahas menurut waktu penulisan kitab mereka

karena mereka muncul dalam kelompok dan tidak tersebar secara

merata di sepanjang periode.

Jumlah nabi pada masa ini sebetulnya lebih banyak dari

yang disebutkan, tetapi yang akan dibahas adalah nabi-nabi

penulis. Pada masa pemerintahan Raja Manasye dikatakan bahwa

7XKDQEHUILUPDQ³GHQJDQSHUDQWDUDDQSDUDKDPED1\D\DNQLSDUD

QDEL¥GDQKDQ\D1DKXP\DQJGLNHWDKXLPXQJNLQPXODLEHUQXEXDW

sekitar akhir masa pemerintahan Manasye. Yeremia menyebutnyebut Uria yang bernubuat pada zamannya, tetapi dia tidak

menulis kitab. Yeremia juga berbicara tentang Tuhan yang

mengutus hamba-hambaNya, para nabi, sejak dahulu ketika keluar

dari tanah Mesir bahkan sampai saat itu, dan dari kata-katanya

rasanya nabi yang lebih banyak dari yang tercatat dalam Alkitab.18

Hulda disebutkan sebagai seorang nabi perempuan yang hidup

pada zaman Raja Yosia, dan Yesaya menyebut isterinya dengan

istilah yang sama.

a) Nabi-Nabi abad kesembilan: Obaja dan Yoel

Amos dari abad kedelapan telah sering disebut sebagai

nabi penulis pertama.19 Ada alasan untuk percaya bahwa paling

tidak dua nabi, Obaja dan Yoel, telah mulai melayani pada abad

kesembilan. Argumentasi untuk pendapat ini adalah karena Obaja

adalah orang pertama dan hidup pada masa pemerintahan Yoram,

anak Yosafat, yangtelah menikahkan puteranya dengan Atalya

yang jahat dari Israel. Mungkin karena pengaruh Atalya Yoram

membunuh semua saudaranya laki-laki dalam usaha

mengamankan tahtanya. Atalya sendiri membunuh semua

cucunya untukmerebut tahta. Obaja melayani dalam situasi yang

sangat kacau. Adalah menarik bahwa dalam keadaan seperti itu

Tuhan bukannya membimbing dia menulis bangsanya sendiri


18Lihat John Skinner, Prophecy and Religion, Studies on Life of

Jeremiah (London: Cambidge University Press, 1963), hlm. 20.

19Lindblom, Prophecy´KOP

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 11

tetapi tentang Edom di sebelah selatan. Dia meramalkan kejatuhan

Edom karena sikapnya yang sombong kepada umat Tuhan.20

Masa pelayanan Nabi Yoel paling sesuai dengan masa

pemerintahan Yoas yang diurapi pada masa tuju tahun. Setelah

Yerobeam, puteranya Ahazia memerintah selama satu tahun, dan

ketika ia terbunuh, Atalua menobatkan dirinya menjadi raja. Dia

memerintah selama enam tahun dan di bawah pimpinan imam

besar, Yoyada yang saleh, Yoas yang masih muda naik ke

singgasana dan Atalya dibunuh. Selama bertahun-tahun, ketika

Yoas masih belum cukup dewsa untuk memerintah, Yoyada yang

paling berpengaruh di negeri itu. Rupanya Yoel melayani selama

masa ini ketika Yoyada menjalankan kepemimpinan sesuai

kehendak Tuhan.21

b) Nabi-Nabi Abad kedelapan: Amos, Hosea, Yesaya, Mikha,

dan Yunus

Empat diantara para nabi abad kedelapan itu

menyebutkan sendiri masa hidup mereka sehingga tidak ada

pertanyaan tentang kapan sesungguhnya mereka melayani. Amos

berkata bahwa ia bernubut pada masa pemerintahan Yerobeam II

di Israel dan Uzia di Yehuda, berarti sekitar tahun 767 SM sampai

tahun 753 SM (tahun kematian Yerobeam).22

Hosea mengatakan bahwa pelayanannya berlangsung

selama mas pemerintahan Uzia, Yotam, Ahaz, Hizkia dari Yehuda

dan Yerobeam II dari Israel. Jadi masa pelayanannya adalah sama

dengan Amos, yaitu 767-753 SM ketika Hizkia menjadi penguasa

tunggal atas Yehuda.23

Yesaya menyebut Uzia, Yotam, Ahaz, dan Hizkia

sebagai raja yang memerintah pada waktu dia bernubuat, tanpa

menyebut-nyebut seorang raja dari Israel. Alasan dia tidak

menyebut raja Israel karena Yesaya adalah seorang nabi bagi

Yehuda dan bukan bagi Israel, berbeda dengan Amos maupun

Hosea. Dia berbicara tentang panggilannya menjadi nabi pada

tahun ketika Raja Uzia wafat, yaitu tahun 740 SM. Dia juga


20Costen J. Harrel, The Prophets of Israel (Nashville, Tenn, USA:

Cokesbury Press, 1933), hlm. 164.

21 Ibid., hlm. 209.

22Ibid., hlm. 43.

23Ibid., hlm. 58. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

12 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013

berbicara tentang kematian Raja Asyur, Sanherib, yang terjadi

pada tahun 681 SM, rupanya ia melayani dalam kurun waktu yang

sangat panjang sekitar enam puluh tahun. Mungkin ini adalah

masa pelayanan berdasarkan pemerintahan raja-raja Yehuda

karena dia juga seorang nabi Yehuda. Dia menyinggung tentang

Yotam, Ahaz dan Hizkia. Rupanya dia mulai melayani suatu saat

setelah Yesaya dan berhenti terlebih dahulu sebelum dia. Karena

Yotam berhenti memerintah pada tahun 732 SM dan Hizkia

memulai pemerintahan tunggalnya pada tahun 715 SM,paling

tidak masa pelayanannya adalah di antara kedua tahun ini.24

Nabi yang kelima, Yunus, tidak menunjukkan tanggal

penulisan bukunya secara demikian. Salah atu alasannya tentu saja

karena dia menulis tentang Niniwe dan bukan tentang Israel atau

Yehuda. Para ahli menetapkan dua penanggalan sebagai masa

pelayanan Yunus. Satu yang paling banyak pendukungnya adalah

sekitar pelayanan Amos, kira-kira tahun 760 SM. Dalam II RajaRaja 14:25 dikatakan bahwa Yunus bernubuat kepada Yerobeam

II, yang berarti sekitar paruh pertama dari abad kedelapan.

Perikop yang sama menunjukkan bahwa dia melayani sebagai

nabi bagi Israel, selain bagi Niniwe, karena ia meramalkan

peebutan kembali wilayah Israel oleh Yerobeam dari Hamat

sampai ke Laut Mati di sebelah selatan.25

Meskipun mungkin Yunus melayani pada paruh pertama

abad kedelapan, keempat nabi lainnya semuanya melayani

setidak-tidaknya setelah tahun 760 SM, dan tiga diantaranya,

Hosea, Yesaya, dan Mikha, setelah tahun 740. Jadi ada empat

nabi, dua dari Yehuda dandua dari Israel, yang dikelompokkan

dalam pertengahan dan paruh kedua abad kedelapan.

c) Nabi-Nabi Abad Ketujuh: Nahum, Yeremia, Zefanya,

Habakuk

Nahum tidak menunjukkan tahun pelayanannya secara

khusus, tetapi pasti diantara kehancuran Tebe di Mesir (663 SM;

tidak da Tebe yang lain), sebagaimana dikatakan dalam 3:8, dan

Niniwe (612 SM), yang menjadi tema dari kitabnya. Karena tema

ini tampaknya nubuat Nahum tentang kehancuan kedua kota itu


24Ibid., hlm. 75.

25Ibid., hlm. 221. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 13

dikeluarkan tidak terlalu lama sebelum kejadian yang

sesungguhnya, jadi mungkin Nahum mulai melayani sekitar tahun

630 SM.26

Yeremia menetapkan tahun penulisan kitabnya secara

persis yaitu mulai tahun ketiga belas masa pemerintahan Raja

Yosia, yaitu tahun 640 SM. Karena Yeremia masih terus melayani

samapai Yehuda dikalahkan, berarti dia bernubuat selama masa

pemerintahan Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhim, dan Zedekia,

dan kemudian sampai dia dipaksa mengungsi ke Mesir oleh

orang-orang yang tinggal di Yerusalem setelah kejatuhan kota itu.

Dia juga berkhotbah kepada orang-orang di Mesir tetapi tidak ada

petunjuk berapa lama ini berlangsung sampai dia meninggal

dunia. Tetapi karena Yerusalem baru jatuh ke tangan orang

Babilonia pada tahun 586 SM, dia hidup paling tidak sampai

tahun 580 atau sekitar empat puluh tujh tahun.

Zefanya juga mengatakan bahwa ia menulis kitabnya

pada masa pemerintahan Raja Yosia. Yosia memerintah selama

tiga puluh satu tahun tetapi mungkin Zefanya hanya melayani

pada awal masa itu, setidaknya sebelum tahun 621 SM, karena dia

menyebut-nyebut masih ada agama-agama asing yang

dilenyapkan Yosia pada masa itu. Kemungkinan besar Zefanya

bersama Nahum dan Yerema mempengaruhi Yosia untuk

mengadakan reformai seperti itu.27

Habakuk juga tidak menunjukkan tahun nubuatnya

secara persis, namun jelas tersirat dalam bab pertama kitabnya

bahwa serangan bangsa Babilonia belum terjadi, karena dia

meramalkannya di situ. Bebrarti paling tidak dia bernubuat

sebelum tahun 650 SM, ketika Nebukadnezar pertama-tama

melakukan serangan terhadap Yerusalem. Mungkin saat yang

paling tepat untuk menunjuk masa pelayanannya adalah mulai

akhir masa pemerintahan Yosia, sekitar tahun 609 SM, dan terus

berlanjut sampai masa pemerintahan Yoyakim.28

d) Nabi-Nabi Masa Pembuangan: Daniel dan Yehezkiel


26Ibid., hlm. 109.

27Ibid., hlm.106.

28Ibid., hlm. 111. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

14 Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013

Meskipun profesi Daniel yang sesungguhnya bukan nabi,

dia adlah seorang pejabat di istana Raja Babilonia, tetapi dia

terhitung sebagai nabi karena Tuhan memberinya penglihatan

tentang masa yang akan datang. Masa pelayanan Daniel diketahui

secara pasti. Dia dibuang bersama tiga sahabatnya, Hananya,

Misael, dan Azarya, ke Babilonia pada musim panas tahun 605

SM, pada tahun ketiga pemerintahan raja Yoakhim, yang berakhir

pada bulan Oktober tahun 605 SM. Dia terus melayani sampai

setelah Koresy mengalahkan Babilonia pada tahun 539 SM,

sampai setidaknya tahun ketiga dari pemerintahan Koresy, dia

hidup di Babilonia hampir tujuh puluh tahun.

Yehezkiel ditawan pada tahun 597 SM, yaitu bersamaan

dengan Raja Yoakhin dibuang ke Babilonia. Dia terus melayani

setidaknya sampai tahun yang kedua puluh tujuh dari masa

pembuangan, yaitu tahun 571 SM, ketika Nebukadnezar masih

memerintah. Mungkin dia hidup lebih lama dari itu tatapi pasti

tidak lebih lama dari Daniel. Ketika Daniel bekerja di istana raja,

Yehezkiel melayani sebagai nabi di tengah-tengah umat Yehuda

yang sedang dalam pembuangan.29


e) Nabi-Nabi Setelah Masa Pembuangan: Hagai, Zakharia,

dan Maleakhi

Hagai dan Zakharia dapat digolongkan menjadi satu

karena kedua sama-sama menunjukkan bahwa mereka mulai

melayani pada tahun kedua dari pemerintahan raja Darius, 520

SM. Semua nubuat Hagai menunjuk kepada saat itu, sedangkan

Zakharia menerima wahyu dari Tuhan pada saat itu dan juga

setelahnya.Tema utama dari keduanya adalah kebutuhan untuk

membangun kembali Bait Allah di Yerusalem. Sebetulnya rakyat

sudah mulai membangun kembali Bait Allah begitu mereka

kembali dari pembuangan pada tahun 538/537 SM, namun mereka

segera merasa putus asa dan berhenti membangun, dan selama

enam belas sampai tujuh belas tahun bangunan itu terlantar

sebagai fondasi yang tidak berguna, suatu hal yang sangat

merendahkan Tuhan di mata bangsa-bangsa sekitar mereka.

Akhirnya pada tahun 520 SM Hagai dan Zakharia disuruh

membangkitkan semangat umat untuk membangun kembali dan


28). Ibid., lm. 194. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 15

usaha mereka berhasil. Rakyat mulai membangun kembali dan

bangunan itu selesai pada tahun 515 SM.30

Maleakhi lebih sulit di tentukan tahunnya tetapi yang

jelas setelah masa pelayanan Hagai dan Zakharia. Misalnya saja

dia menunjukkan bahwa seorang gubernur Persia berkuasa ketika

dia di Yerusalem. Dia berbicara tentang upacara keagamaan yang

diselenggarakan di Bait Allah, berarti Bait Allah tengah dibangun

kembali pada waktu itu. Dia juga mengecam dosa-dosa yang

dilakukan umat dan dosa-dosa itu sama dengan yang disebutkan

oleh Ezra maupun Nehemia pada masa mereka. Hal ini

menyarankan sesuatu masa di sekitar masa Ezra dan Nehemia

bagi Maleakhi. Karena namanya tidak disebut-sebut di dalam

kedua kitab itu maka diperkirakan dia melayani beberapa tahun

setelah kitab-kitab itu ditulis. Berarti dia aktif bekerja pada akhir

abad kelima.31

Bila ditinjau kembali semua nabi penulis ini terlihat

bahwa urutan-urutan nabi-nabi kecil pada umumnya sesuai

dengan tahun pelayanan mereka. Nabi-nabi kecil yang pertama

semuanya berasal dari abad kesembilan atau kedelapan, Hosea,

Yoel, Amos, Obaja, Yunus, dan Mikha. Yesaya tidak termasuk

diantara mereka karena dia adalah seorang nabi besar. Lalu tiga

nabi berikutnya berasal dari abad ketujuh, Nahum, Habakuk dan

Zefanya. Yeremia tidak terhitung diantara mereka karena dia

adalah seorang nabi besar. Lalu tiga yang terakhir, Hagai,

Zakharia dan Maleakhi, adalah nabi-nabi setelah masa

pembuangan. Dua nabi dari masa pembuangan, Daniel dan

Yehezkiel, tidak termasuk karena mereka adalah nabi-nabi besar. 

 2/ DESKRIPSI KEPRIBADIAN

Kepribadian seseorang pada umumnya diupengaruhi oleh dua faktor yakni faktor dari dalam dan faktor dari luar diri atau faktor lingkungan. Faktor dari dalam diri terdiri dari faktor fisik seperti bangun tubuh. Fisik seseorang seperti gemuk, pendek, tinggi kurus, tubuh berotot, dan lemah sering merupakan faktor fisik yang menetukan kepribadian. Faktor mantal seperti intelegensi, emosionalitas, karakter, temperamen, keberanian, ketenangan, daya penarik, percaya diri, baik pandangan dan kebijaksanaan.   Faktor dari luar diri (lingkungan) terdiri dari :

   a. Keluarga dirumah  

 Keluarga adalah lingkungan pertama yang berperan dalam pembentukan kepribadian diantaranya : sikap orang tua terhadap anak, keharmonisan antara kedua orang tua, sikap demokratis dan otoriter anggota keluarga, keadaan ekonomi keluarga, kehidupan keagamaan dilingkungan keluarga, hubungan keluarga dengan masyarakat sekitar serta sikap dan cara ibu melayani dan mengurus anaknya sangat besar pengaruhnya terhadap pembentukan kepribadian anak, seperti ibu terlalu ketat dengan jadual menyusui anaknya, maka akan menyebabkan anak akan mempeunyai pola sikap yang tegang dan kaku. Pembentukan Ego sebenarnya sudah mulai dari masa yang sangat dini, sehingga pola selanjutnya sangat ditentukan oleh pengaruh ibu dan seterusnya akan tumbuh menjadi qolbu atau hati nurani, yaitu perpaduan dari segalanasehat dan larangan atau pola dari hasil pengolahan pengalaman sendiri. Suasana keagamaan di lingkunagn keluarga akan sangat berperan dalam pembentukan kepribadian anak. Disinilah perlunya ajaran agama mewarnai pada seluruh anggota keluarga yang menjadiakan basic dalam hidupnya. Oleh sebab itu dibutuhkan suasana yang religius dalam lingkungan keluarga seperti kasih sayang orang tua terhadap anaknya, saling menghargai diantara anggota keluarga, pelaksanaan ubudiyah keluarga dan suasana tempat tinggal yang penuh dengan nuansa keagamaan, semuanya itu akan membentuk kepribadian anak.

 b. Sekolah 

  Pengaruh sekolah dalam pembentukan kepribadian seseoramg antara lain dilatar belakangi oleh kurikulum, kegiatan‐kegiatan ekstra, hubungan guru dengan siswa dan pengaruh pergaulan teman‐teman. Hal‐hal tersebut mempengaruhi pola sikap anak contohnya, sekolah yang berorientasi umum akan berbeda dengan sekolah yang berorientasi kejuruan, pun berbeda dengan yang berorientasi agama. Tidak kalah pentingnya adalah faktor guru, sebab guru sebagai peran central dalam pelaksanaan pembinaan terhadap anak. Guru harus mencerminkan sebagai sosok yang harus diteladani dalam segala hal baik ucap maupun laku. Guru di sekolah adalah sebagai pengganti orang tua di rumah, guru harus membawa anak didik kearah pemebentukan pribadi yang sehat dan baik. Setiap guru harus menyadari bahwa segala sesuatu yang ada pada dirinya akan merupakan unsur pembinaan pada anak didik melalui keteladanannya sebagai guru. Oleh sebab itu guru harus memilki akhlak yang baik dan memilki wawasan keagamaan yang luas. Pembinaan keagamaan disekolah betul‐betulmerupakan dasar‐dasar pembentukan kepribadian anak. Apabila sekolah mampu membina sikap positif terhadap agama dan berhasil membentuk pribadi anak, maka anak telah memiliki pegangan atau bekal dalam menghadapi kehidupannya di masa depan.

c. Sosial budaya

 Faktor sosial budaya cukup berpengaruh dalam pembentukan pribadi seseorang dan memberi warna terhadap kepribadiannya. Seorang anak yang dibesarka didaerah pegunungan dan daerah pantai, perkotaan dan pedesaan akan mempunyai kepribadian yang berbeda.

 d. Alam 

  Faktor alam yang mempengaruhi kepribadian individu anatara lain : geogarfis, tingkat kesuburan, daerah terisolir dan terbuka. Anak yang lahir dan hidup di daerah tandus dan gersang, cenderung memilki temperamen yang keras dan tinggi. Anak yang lahir dan hidup di daerah subur, cenderung memilki kepribadian yang lembut dan kurang memilki sifat kompetitif. Demikian anak yang lahir dan hidup di daerah terbuka cenderung memiliki kepribadian yang lebih mudah menerima pengaruh dari luar dibanding dengan anak yang lahir dan hidup di daerah terpencil.

., lm. 194. 

Sudarman, Nabi-nabi Israel Dalam Perjanjian Lama.....

Al-AdYaN/Vol.VIII, N0.2/Juli-Desember /2013 15

usaha mereka berhasil. Rakyat mulai membangun kembali dan

bangunan itu selesai pada tahun 515 SM.30

Maleakhi lebih sulit di tentukan tahunnya tetapi yang

jelas setelah masa pelayanan Hagai dan Zakharia. Misalnya saja

dia menunjukkan bahwa seorang gubernur Persia berkuasa ketika

dia di Yerusalem. Dia berbicara tentang upacara keagamaan yang

diselenggarakan di Bait Allah, berarti Bait Allah tengah dibangun

kembali pada waktu itu. Dia juga mengecam dosa-dosa yang

dilakukan umat dan dosa-dosa itu sama dengan yang disebutkan

oleh Ezra maupun Nehemia pada masa mereka. Hal ini

menyarankan sesuatu masa di sekitar masa Ezra dan Nehemia

bagi Maleakhi. Karena namanya tidak disebut-sebut di dalam

kedua kitab itu maka diperkirakan dia melayani beberapa tahun

setelah kitab-kitab itu ditulis. Berarti dia aktif bekerja pada akhir

abad kelima.31

Bila ditinjau kembali semua nabi penulis ini terlihat

bahwa urutan-urutan nabi-nabi kecil pada umumnya sesuai

dengan tahun pelayanan mereka. Nabi-nabi kecil yang pertama

semuanya berasal dari abad kesembilan atau kedelapan, Hosea,

Yoel, Amos, Obaja, Yunus, dan Mikha. Yesaya tidak termasuk

diantara mereka karena dia adalah seorang nabi besar. Lalu tiga

nabi berikutnya berasal dari abad ketujuh, Nahum, Habakuk dan

Zefanya. Yeremia tidak terhitung diantara mereka karena dia

adalah seorang nabi besar. Lalu tiga yang terakhir, Hagai,

Zakharia dan Maleakhi, adalah nabi-nabi setelah masa

pembuangan. Dua nabi dari masa pembuangan, Daniel dan

Yehezkiel, tidak termasuk karena mereka adalah nabi-nabi besar. 


2. deskrpisi kepribadian

    Kepribadian seseorang pada umumnya diupengaruhi oleh dua faktor yakni faktor dari dalam dan faktor dari luar diri atau faktor lingkungan. Faktor dari dalam diri terdiri dari faktor fisik seperti bangun tubuh. Fisik seseorang seperti gemuk, pendek, tinggi kurus, tubuh berotot, dan lemah sering merupakan faktor fisik yang menetukan kepribadian. Faktor mantal seperti intelegensi, emosionalitas, karakter, temperamen, keberanian, ketenangan, daya penarik, percaya diri, baik pandangan dan kebijaksanaan.   Faktor dari luar diri (lingkungan) terdiri dari :

   a. Keluarga dirumah  

 Keluarga adalah lingkungan pertama yang berperan dalam pembentukan kepribadian diantaranya : sikap orang tua terhadap anak, keharmonisan antara kedua orang tua, sikap demokratis dan otoriter anggota keluarga, keadaan ekonomi keluarga, kehidupan keagamaan dilingkungan keluarga, hubungan keluarga dengan masyarakat sekitar serta sikap dan cara ibu melayani dan mengurus anaknya sangat besar pengaruhnya terhadap pembentukan kepribadian anak, seperti ibu terlalu ketat dengan jadual menyusui anaknya, maka akan menyebabkan anak akan mempeunyai pola sikap yang tegang dan kaku. Pembentukan Ego sebenarnya sudah mulai dari masa yang sangat dini, sehingga pola selanjutnya sangat ditentukan oleh pengaruh ibu dan seterusnya akan tumbuh menjadi qolbu atau hati nurani, yaitu perpaduan dari segalanasehat dan larangan atau pola dari hasil pengolahan pengalaman sendiri. Suasana keagamaan di lingkunagn keluarga akan sangat berperan dalam pembentukan kepribadian anak. Disinilah perlunya ajaran agama mewarnai pada seluruh anggota keluarga yang menjadiakan basic dalam hidupnya. Oleh sebab itu dibutuhkan suasana yang religius dalam lingkungan keluarga seperti kasih sayang orang tua terhadap anaknya, saling menghargai diantara anggota keluarga, pelaksanaan ubudiyah keluarga dan suasana tempat tinggal yang penuh dengan nuansa keagamaan, semuanya itu akan membentuk kepribadian anak.

 b. Sekolah 

  Pengaruh sekolah dalam pembentukan kepribadian seseoramg antara lain dilatar belakangi oleh kurikulum, kegiatan‐kegiatan ekstra, hubungan guru dengan siswa dan pengaruh pergaulan teman‐teman. Hal‐hal tersebut mempengaruhi pola sikap anak contohnya, sekolah yang berorientasi umum akan berbeda dengan sekolah yang berorientasi kejuruan, pun berbeda dengan yang berorientasi agama. Tidak kalah pentingnya adalah faktor guru, sebab guru sebagai peran central dalam pelaksanaan pembinaan terhadap anak. Guru harus mencerminkan sebagai sosok yang harus diteladani dalam segala hal baik ucap maupun laku. Guru di sekolah adalah sebagai pengganti orang tua di rumah, guru harus membawa anak didik kearah pemebentukan pribadi yang sehat dan baik. Setiap guru harus menyadari bahwa segala sesuatu yang ada pada dirinya akan merupakan unsur pembinaan pada anak didik melalui keteladanannya sebagai guru. Oleh sebab itu guru harus memilki akhlak yang baik dan memilki wawasan keagamaan yang luas. Pembinaan keagamaan disekolah betul‐betulmerupakan dasar‐dasar pembentukan kepribadian anak. Apabila sekolah mampu membina sikap positif terhadap agama dan berhasil membentuk pribadi anak, maka anak telah memiliki pegangan atau bekal dalam menghadapi kehidupannya di masa depan.

c. Sosial budaya

 Faktor sosial budaya cukup berpengaruh dalam pembentukan pribadi seseorang dan memberi warna terhadap kepribadiannya. Seorang anak yang dibesarka didaerah pegunungan dan daerah pantai, perkotaan dan pedesaan akan mempunyai kepribadian yang berbeda.

 d. Alam 

  Faktor alam yang mempengaruhi kepribadian individu anatara lain : geogarfis, tingkat kesuburan, daerah terisolir dan terbuka. Anak yang lahir dan hidup di daerah tandus dan gersang, cenderung memilki temperamen yang keras dan tinggi. Anak yang lahir dan hidup di daerah subur, cenderung memilki kepribadian yang lembut dan kurang memilki sifat kompetitif. Demikian anak yang lahir dan hidup di daerah terbuka cenderung memiliki kepribadian yang lebih mudah menerima pengaruh dari luar dibanding dengan anak yang lahir dan hidup di daerah terpencil.


Komentar