[TUGAS MANDIRI (1) Sistem Informasi Akuntasi]

Nama.   : Wilhelmus wira jernimas gulo
Kelas.   : Malam
Jurusan : Sistem informasi

Soal

1.Carilah sebuah paper/jurnal yang membahas mengenai sistem informasi akuntansi, lalu review
jurnal tersebut! (latarbelakang, Tujuan dan manfaat, metode dan kesimpulan)

ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS DALAM MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN

ABSTRAK

Latar belakang penelitian ini adalah fakta yang menunjukkan hal terpenting dalam kegiatan operasi perusahaan adalah penjualan dan penerima kas.Sistem informasi Akuntansi penjualan dan penerimaan kas adalah salah satu sub sistem dalam informasi akuntansi yang menjelaskan tentang bagaimana prosedur yang benar dalam aktivitas penjualan penerimaan kas.Itu juga ada dalam sistem pengendalian internal yang juga membutuhkan seperangkat sistem kontrol yang dapat melindungi sistem itu dari penipuan,baik itu manipulasi data atau inventaris.Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaiamana penerapan sistem informasi penjualan dan penerimaan kas.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif karena data yang dikumpulkan berupa pernyataan atau deskriptif yang diterima oleh penulis.Data digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.Prosedur pengumpulan data adalah observasi,dokumentasi dan wawancara langsung ke objek penelitian.Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan sistem informasi akuntansi dalam penjualan tunai dan penerimaan kas.

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi informasi sangat dibutuhkan oleh seluruh perusahaan terutama bagi perusahaan yang sedang berkembang.Seperti pada saat sekarang ini semua sektor memasuki kehidupan masyarakat,tak dapat kita pungkiri semua merambat keseluruh sektor tanpa kecuali pada perusahaan.Apalagi dengan adanya kompetisi global yang mendorong persaingan ketat diantara perusahaan harus mengelola perusahaannya dengan baik agar tujuan bisa tercapai.Perkembangan dunia usaha yang semakin luas saat ini menuntut adanya perkembangan sistem akuntansi baru memenuhi kebutuhan informasi yang lebih baik.Kebutuhan ini ditandai dengan komputer dalam perkembangan teknologi informasi.Perangkat komputer merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengelola data menjadi informasi yang diharapkan.Komputermengalami perkembangan yang signifikan pada masa sekarang,mulai dari teknologi perangkat keras(hardware) maupun perangkat lunak(software).Selain itu,perangkat komputer juga sudah semakin banyak dimanfaatkan terutama oleh dunia usaha dalam hal pengelolaan data dan informasi transaksi bisnisnya.perusahaan membutuhkan keberadaan komputer sebab informasi yang diperoleh dapat menjadi pedoman penting ketika perusahaan akan mengambil keputusan.Keberadaan perangkat komputer mendukung adanya impelementasi sistem informasi khususnya dalam perusahaan/bisnis.

Batasan Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan maka penulis hanya membataskan permasalahan pada dua variable sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas dalam meningkatkan pengendalian intern perusahaan.

Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang tersebut,maka perumusan masalah yang akan dibahas adalah sebagai berikut:

Bagaimana penerapan sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas dalam meningkatkan pengendalian intern.

Tujuan penelitian

Penelitian yang dilakukan penulis bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas dalam meningkatkan pengendalian intern perusahaan.

Manfaat penelitian

Ada pun manfaat yang diharapkan adalah:

1.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi ilmu pengetahuan dan pendidikan dan diharapkan dapat menjadi bahan refrensi dalam melakukan penelitian dengan objek ataupun masalah yang sama dimasa yang akan datang maupun untuk penelitian lanjutan.

2.Bagi penulis

Penelitian ini diharapkan menambah pengetahuan mengenai sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas dalam meningkatkan pengendalian.

TINJAUAN PUSTAKA

Pengertian Sistem

Sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari suatu perusahaan.

Jadi dari defenisi-defenisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem harus mengarah kesatu atau beberapa tujuan yang dapat memberikan ukuran waktu informasi,maka dari sistem tersebut harus tetap mengarah kesatu tujuan.jika sebuah tujuan,maka sistem itu harus diganti.

Pengertian Informasi

Menurut Laudon dan laudon (2010) mengatakan bahwa sistem informasi akuntansi adalah:Suatu komponen yang saling bekerja sama satu lain untuk mengumpulkan,mengolah,menyimpan dan juga menyebarkan informasi untuk mendukung suatu organisasi seperti pengambilan keputusan,koordinasi,pengendalian.Informasi merupakan hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi

Sistem informasi akuntansi adalah:sistem akuntansi berbasis komputerisasi yang mengolah data keuangan yang berhubungan dengan data transaksi dalam siklus akuntansi dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan kepada manajemen perusahaan.

Jadi dari data diatas dapat simpulkan bahwa system informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya,seperti manusia dan peralatan,yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya kedalam informasi.Informasi tersebut dikomunikasikan kepada para pembuat keputusan.Sistem informasi akuntansi dapat dilakukan dengan 2 macam cara yaitu

-Sistem manual dan

-System terkomputerisasi

Fungsi Sistem Informasi Akuntansi

Bagi suatu perusahaan,sistem informasi akuntansi dibangun dengan tujuan utama untuk mengolah data akuntansi yang berasal dari berbagai sumber menjadi informasi akuntansi yang diperlukan oleh berbagai macam pemakai untuk mengurangi resiko ssat mengambil keputusan.

Unsur-Unsur Sistem Informasi Akuntansi

Menurut mulyadi (2013:3) terdapat 5 unsur pokok dalam sistem akuntansi,yaitu:

1.Formulir

Formulir merupakan dokumen yang digunakan untuk merekam terjadinya transaksi.formulir sering disebut dengan istilah dokumen karena dengan formulir ini peristiwa yang terjadi dalam organisasi direkam(didokumentasikan) diatas secarik kertas.Contoh formulir adalah faktur penjualan,bukti kas keluar,cek,dan lain-lain.

2.Jurnal

Jurnal merupakan catatan akuntansi pertama yang digunakan untuk mencatat,mengklasifikasikan,dan meringkas data keuangan dan data lainnya.Contoh jurnal adalah jurnal pembelian,jurnal penjualan,jurnla penerimaan kas,dan lain-lain.

3.Buku Besar

Buku besar ( general ledger) terdiri dari rekening-rekening yang digunakan untuk meringkas data keuangan yang telah dicatat sebelumnya dalam jurnal.Rekening-rekening tersebut disesuaikan dengan unsur-unsur informasi yang akan disajikan dalam laporan keuangan.

4.Buku Pembantu

Terdiri dari rekening-rekening pembantu yang merinci data keuangan yang tercantum dalam rekening tertentu dalam buku besar.sebagai contoh buku pembantu piutang yang merinci semua data tentang debitur.

5.Laporan Hasil Akhir

Dari proses akuntansi adalah laporan keuangan yang dapat berupa laporan laba/rugi, laporan perubahan modal,laporan harga pokok produksi,dan lain-lain.

Kualitas Data Sistem Informasi Akuntansi

Seperti telah disebut diatas bahwa kualitas informsi merupakan hal yang sangat penting dalam sistem informasi merupakan hal yang sangat penting dalam sistem informasi

Menurut mulyadi (2008:202),Penjualan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penjual dalm menjual barang atau jasa dengan harapan akan memproleh laba dari adanya transaksi-transaksi tersebut dan penjualan dapat diartikan sebagai pengalihan atau pemindahan hak kepemilikan atas barang atau jasa dari pihak penjual atau pembeli.

Prosedur Penjualan

1.Prosedur Penjualan Tunai

Menjelaskan untuk prosedur penjualan tunai yang dinyatakan oleh mulyadi (2013) adalah sebagai berikut:

a).Bagian Order penjualan

Menerima order pembeli lalu membuat faktur tunai rangkap tiga.lembar pertama untuk diserahkan ke bagian kasa,lembar kedua untuk tembusan ke bagian gudang pada saat pengiriman dan lembar ketiga untuk disimpan oleh perusahaan.

b).Bagian Kas

Menerima faktur penjualan tunai untuk mengetahui berapa harga yang harus diterima dari pembeli dan menerima uang tunai dari pembeli yang sesuai dengan yang tertulis dilembar faktur penjualan tunai.Bagian kasa mengoprasikan register kas untuk mendapatkan pita register yang akan digunakan sebagai bukti penerima kas.

c).Bagian Pengiriman

Bagian pengiriman menerima faktur penjualan tunai dan pita register kas dari bagian kasa untuk bukti bahwa pembeli telah melakukan pembayaran secara tunia serta menerima faktur penjualan tunai lembar kedua dari bagian gudang,hal tersebut untuk mencocokkan dari kedua bagian tersebut.setelah keduanya cocok,bagian pengiriman memberikan barang yang di order oleh pembeli beserta faktur penjualan tunai lembar kedua.

d).Bagian Jurnal

Menerima faktur penjualan tunai lalu membuat jurnal pada jurnal penjualan,menerima bukti setoran bank untuk membuat jurnal pada jurnal penerimaan kas.

2.Prosedur Penjualan Kredit

Berikut ini adalah penjelasan untuk prosedur penjualan kredit yang dinyatakan oleh mulyadi(2013) adalah sebagai berikut

a).Bagian Order Penjualan

Dalam prosedur ini fungsi penjualan menerima order dari pembeli dan menambahkan informasi penting pada surat ordeer dari pembeli.fungsi penjualan kemudian membuat faktur penjualan kartu kredit dan mengirimkannya kepada berbagai fungsi yang lain untuk memungkinkan fungsi tersebut memberikan kontribusi dalam melayani order dari pembeli.

b).Bagian Gudang

Dalam prosedur ini fungsi gudang menyiapkan barang yang telah di order oleh pelanggan/pembeli dan mempersiapkan penge-packan barang untuk barang tersebut dikirimkan oleh bagian pengiriman.

c).Bagian Pengiriman

Dalam prosedur ini fungsi pengiriman mengirimkan barang kepada pembeli sesuai dengan informasi yang tercantum dalam faktur penjualan kartu kredit yang diterima dari fungsi gudang.Pada saat penyerahan barang,fungsi penerima meminta tanda tangan penerima barang dari pemegang kartu kredit diatas faktur penjualan kartu kredit.

d).Bagian Pencatatan Piutang

Fungsi akuntansi mencatat tembusan faktur penjualan kartu kredit kedalam kartu piutang.

e).Bagian Penagihan

Fungsi penagihan menerima faktur penjualan kartu kredit dengan mengarsipkannya menurut abjad.Secara periodik fungsi penagihan membuat surat tagihan dan mengirimkannya kepada pemegang kartu kredit perusahaan,dilampiri dengan faktur penjualan kartu kredit.

f).Bagian Pencatatan Penjualan

Fungsi akuntansi mencatat transaksi penjualan kartu kredit kedalam jurnal penjualan.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Penjualan

Menurut mulyadi (2010:205) menyatakan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan adalah Suatu sistem informasi yant mengorganisasikan serangkain prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan,menganalisa,menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.

Pengertian Penerima Kas

Menurut Mulyadi 2010 penerimaan kas perusahaan bersal dari dua sumber utama,penerimaan kas dari penjualan tunai dan penerimaan kas dari piutang.sumber penerimaan kas terbesar suatu perusahaan dagang berasal dari tranksasi penjualan tunai.

Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Menurut Harnanto dalam Nugroho (2009) menyatakan bahwa sistem pengendalian intern adalah suatu tipe pengawasan yang dirancang dengan diintegrasikan ke dalam sistem pembagian atau pendelegasian tugas,tanggung jawab,wewenang dalam organisasi perusahaan.

Tujuan Sistem Pengendalian Intern

Tujuan pengendalian intern menurut Mulyadi (2013) adalah sebagai berikut:

1.Menjaga kekayaan dan catatan organisasi

Adanya pengendalian intern yang memadai maka akan menjaga agar kekayaan perusahaan secara fisik maupun non fisik tidak raawan untuk dicuri,disalah gunakan atau di hancurkan.

2.Mengecek ketelitian dan kendala akuntnasi

Pengendalian intern dirancang untuk memberikan jaminan proses pengolahan data akuntansi yang akan menghasilkan informasi keuangan yang teliti dan andal.

KERANGKA PEMIKIRAN METODOLOGI PENELITIAN

Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif.penelitian ini tergolong pada penelitian deskriptif dengan menggunkan pendekatan kualitatif.

Metode Pengumpulan Data

1.Interview (wawancara)

Dalam penelitian ini wawancara digunakan untuk mengadakan tanya jawab langsung dengan pimpinan dan karayawan perusahaan yang bersangkutan tentang hal-hal yang berhubungan dengan bidang yang teliti dalam penelitian.

2.Studi Pustaka

Metode pengumpulan data yang diarahkan kepada pencarian data dan informasi melalui dokumen-dokumen,baik dokumen yang tertulis,foto,gambar,maupun dokumen elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan.

3.Observasi

Melakukan pengamatan pada objek yang teliti yang berhubungan dengan topik pembahasan penelitian dan untuk mengetahui sejarah perusahaan,struktur organisasi perusahaan,wewenang dan tanggung jawab masing-masing bagian organisasi perusahaan yang melibatkan proses penjualandan penerimaan kas.

4.Dokumentasi

Data yang diharapkan diperoleh dari dokumentasi ini adalah mengenai struktur organisasi,dan prosedur penjualan dan penerimaan kas.

Teknik Analisa Data

Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa diskriptif komperatif dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan obyek penelitian yang sesungguhnya untuk mengetahui dan menganalisis tentang permasalahan yang dihadapi oleh obyek penelitian kemudian dibandingkan dengan standar yang ada pada saat itu untuk selanjutnya di deskripsikan bagaimana perusahaan memperlakukan perihal yang berkaitan dengan penjualan dan penerimaan kas dalam meningkatkan pengendalian intern.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Fungsi-fungsi yang terkait dari penjualan tunai yang ada pada perusahaan

1.Fungsi penjualan

Bertugas menerima order dari pelanggan dan melakukan pendataan pesanan yang diminta pelanggan dan sebagai pengatur penjualan barang serta membuat laporan penjualan.

2.Fungsi Gudang

Bertugas untuk menyiapkan barang yang dipesan oleh pembeli ,mencatat keluar masuknya barang dagangan dan menyerahkan barang yang dipesan pelanggan kefungsi pengiriman,disini fungsi pengiriman barang juga dirangkap oleh bagian fungsi gudang.

3.Fungsi Akuntansi

Sebagai pencatat transaksi penjualan dan membuat laporan keuangan yang berasal dari laporan keuangan yang berasal dari laporan penjualan.

Dokumen-dokumen yang terkait

 1.Purchase Order

 2.Faktur penjualan tunai(invoice)

     Digunakan untuk mencatat berkurangnya kuantitas produk yang dijual atau keluar masuknya barang.

Penjualan Kredit

  1.Jurnal penjualan 

    catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat transaksi penjualan secara kredit

 2.Kartu Gudang

   catatan ini sebenarnya bukan termasuk dalam penggolongan catatan akuntansi.catatan ini diselenggarakan oleh fungsi gudang dan hanya berisi data dan kuantitas barang yang disimpan digudang beserta mutasinya.

Fungsi-Fungsi Yang Terkait

   A.Fungsi yang terkait dari penerima kas secara tunai pada PT atau perusahaan 

     1.Fungsi penjualan

     2.Fungsi kasir

     3.Fungsi keuangan

    4.Fungsi Akuntansi

B.Fungsi yang terkait penerima kas secara kredit

   1.Fungsi penjualan berfungsi ini bertanggung jawab untuk meneliti status kredit pada pelanggan

   2.Fungsi penagihan

   3.Fungsi Akuntansi bertanggung jawab untuk mencatat piutang dari transaksi penjualan kredit,membuat serta mengirimkan pernyataan piutang kepada debitur,dan membuat laporan penjualan.

 Dokumen Penjualan Tunai

  1.Faktur Penjualan Tunai

  2.Bukti Setor Bank

Dokumen Penjualan Kredit

 1.Surat Tagihan

 2.Faktur Penjualan Kredit

 3.Bukti Setor Bank

Catatan akuntansi yang terkait dengan penerimaan kas pada PT atau perushaan yaitu

 1.Jurnal Penjualan

 2.Jurnal Penerima Kas 

3.Kartu gudang

Pengendalian Intern

 Pengendalian intern pada sistem akuntansi penjualan dan penerimaan kas pada PT atau perusahaan 

a.organisasi

   fungsi pengiriman barang tidak terpisah dngan fungsi gudang.fungsi pengiriman seharusnya terpsah oleh fungsi gudang dikarenakan bisa terjadinya kesalahan dalam pengiriman barang,kekurangan atau kelebihan kuantiti barang dan penumpukkan tugas yang dikerjakan karena banyaknya pesanan dari konsumen.dengan terpisah nya fungsi masing masing tugas tersebut perusahaan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur

b.sistem otoritasi dan prosedur pencatatan 

  1.fungsi penjualan sudah terpisah dari fungsi kas

  2.fungsi kas dipegang oleh finance

 3.transaksi penjualan tunai dilaksanakan oleh fungsi penjualan,fungsi kas,fungsi pengiriman

 4.penerima order dari pembeli diotoritas oleh fungsi penjualan dengan menggunkan surat order

 5.penerima kas 

6.penyerahan barang

7.pencatatan ke dalam buku jurnal

c.praktek yang sehat

1.faktur penjualan tunai bernomor urut tercetak dan pemakaiannya 

2.jumlah kas yang diterima 

3.penghitungan saldo kas yang ada ditangan fungsi kas 

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

 Dari hasil penelitian dan pembahasan analisis sistem informasi akuntansi penjualan dan penerimaan kas dalam meningkatkan pengendalian intern pada PT atau perusahaan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

  pembagian tanggung jawab dalam organisasi pada PT atau perusahaan masih belum sesuai,dikarenakan didalam struktur organisasi dalam penjualan dan penerimaan kas masih terdapat perangkapan fungsi,sehingga membuat pengendalian internal perusahaan belum sesuai dengan teori.

 Catatan akuntansi yang digunakan penjualan dan penerimaan kas belum sesaui ,dikarenakan catatan akuntansi yang digunakan penjualan tunai kurang terperinci atau kurang lengkap.Hanya ada 3 yang digunakan yaitu Jurnal penjualan,jurnal penerimaan kas dan kartu gudang.Terdapat kurangnya kelengkapan dokumen yang digunakan penjualan tunai dan penerima kas,yaitu dokumen penerimaan kas dari penjualan tunai yang dilakukan yaitu faktur penjualan,dan bukti setor bank dan surat jalan yang menggunakan surat tanda terima barang dalam bentuk nota jalan.Praktik yang sehat dalam pengendalian intern penjualan dan penerimaan kas masih belum yang diterima.dari costumer seharusnya disetorkan pada hari yang sama saat kas diterima atau selambat-lambatnya pada waktu hari kerja berikutnya.

Pemisah fungsi kas dengan fungsi finance,sehingga kas hanya menerima pembayaran dari costumer dan penyetoran ke bank.Sedangkan untuk pencatatan sebaiknya dilakukan oleh karyawan lain,bisa dengan menambah karyawan baru khusus bagi pencatatan dan pembukuan atau diserahkan kebagian administration dan finance coordinator.

Dokumen-dokumen seperti laporan penerimaan kas harian,dan pengiriman barang seharusnya diotoritasi oleh bagian yang sesuai dengan fungsinya masing-masing agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang dalam sistem akuntansi penerimaan kas pada perusahaan.

Harus ada pembagian tugas yang jelas terhadap masing-masing bagian dalam organisasi agar pengendalian intern dapat tercapai dan sesuai dengan tujuan yang objektif.



Komentar