TUGAS MANDIRI 4 ( ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR KAMPUS MILENIAL)

Nama.   : Wilhelmus Wira Jernimas Gulo
Kelas.    : Malam
Jurusan. : Sistem Informasi

. Coba saudara jelaskan faktor faktor yang mendorong lahirnya budaya

  • Niat masyarakat untuk melestarikan budayanya.
  • Adanya gererasi penerus yang mau meneruskan suatu budaya.
  • Adanya rasa cinta terhadap budaya di dalam diri manusia.
  • Keinginan masyarakat untuk menjaga kelestarian suatu budaya agar tidak hilang.
  • Terjadinya perubahan lingkungan hidup yang mendukung berkembangnya suatu budaya.
2. Coba perhatikan di sekelilingmu dan deskripsikan sejarah kebudayaan yang ada di daerahmu

Yang ada didaerah saya yaitu Budaya Nias. Suku yang stu iji memiliki ciri khas yang unik dan tidak di miliki oleh suku lain yaitu seperti lompat batu. Lompat batu ini di perankan oleh laki2 yang masih muda yang menuju dewasa,  lompat batu dikembangkan sebagai teknik pertempuran. Dalam serangan mendadak, prajurit bisa melompati tembok pertahanan di desa musuh. Banyak desa di selatan masih memiliki susunan batu untuk upacara ini. 
Selain itu suku Nias juga membudayakan Penghormatan para leluhur

Dibuat patung dari kayu untuk orangtua yang baru meninggal. Patung itu diresmikan pada hari keempat sesudah kematian. Kemudian roh orang tua hadir dalam patung itu (pemujaan leluhur). Segala peristiwa yang terjadi di dalam satu keluarga disampaikan dengan doa kepada mereka.

museum_pusaka_nias_istiadat_adu_zatua

Kiri - foto sejarah dari 1917 patung leluhur di rumah Nias. Kanan-patung Adu Zatua di Museum Pusaka Nias di Gunungsitoli.

Mengayau 

Arti dari mengayau yaitu

Seorang laki-laki baru boleh nikah, kalau sudah memenggal kepala orang. Pada tahun 851 Sulayman sudah mencatat tradisi ini. Kebutuhan Binu (kepala manusia), menurut kepercayaan orang Nias dibutuhkan Binu pada berbagai kesempatan:

  • Kalau ayah sudah meninggal harus ada beberapa Binu sebagai pelayan baginya.
  • Kalau mendirikan rumah adat besar tengkorak seorang laki-laki ditanam di sebelah bawah tiang rumah di ujung kanan, dan tengkorak seorang perempuan ditanam di sebelah bawah tiang rumah di ujung kiri.
  • Kalau hendak mendirikan satu megalit di depan rumah, harus ditanam satu Binu di sebelah bawah.
  • Untuk mengesahkan hukum adat (fondrakö) harus ada Binu, seorang budak dibunuh.       
museum_pusaka_nias_istiadat_mengayau

Ruang pertemuan desa di Nias Selatan dihiasi dengan kepala manusia



Komentar